X

IntipSeleb – Penyanyi sekaligus Disc Jockey (DJ) Dinar Candy menyampaikan keprihatinannya atas kejadian bentrokan yang terjadi di tempat hiburan malam Double O, Sorong, Papua Barat.

Diketahui tempat hiburan malam tersebut memiliki kerja sama dengan dirinya. Melalui akun tiktoknya, Dinar Candy menyampaikan duka citanya atas bentrokan tersebut. Simak kisahnya berikut ini.

Sampaikan keprihatinan dan duka cita atas bentrokan di Double O

img_title
Foto : Tiktok/@dinarcandy25

Melalui akun tiktok Dinar Candy yakni @dinarcandy25, video berdurasi 1:25 detik itu berisi Dinar Candy yang menyampaikan rasa prihatin dan duka citanya atas bentrokan yang terjadi di Double O, Sorong.

“Assalamualaikum wr.wb, saya Dinar Candy, turut prihatin, turut berduka cita atas kejadian di Double O, Sorong. Karena Double O, Sorong ini merupakan salah satu klub yang memang punya kerja sama sama saya. Dan dulu pas grand opening juga, saya yang opening, dan atas kejadian ini, saya turut berduka cita,” ucap Dinar Candy dilansir oleh IntipSeleb melalui akun Tiktok Dinar Candy pada hari Rabu, 26 Januari 2022.

Ia menyampaikan bahwa ia turut sedih mendengar kabar tersebut dan menyebutkan terdapat korban dalam peristiwa bentrokan yang terjadi pada Senin malam, 24 Januari 2022 itu

“Korbannya ada 18 ya, ada DJ juga yang meninggal, terus ada anak band 6 orang. Pokoknya dari Tim Dinar Candy, dari Dinar Candy turut prihatin,” ungkap Dinar.

Dinar juga mengaku bahwa seharusnya dia akan tampil di tempat hiburan malam itu pada tanggal 14 Februari mendatang

“Memang harusnya itu, Dinar ada perform di tanggal 14 (februari), valentine. Pokoknya owner Double O, semoga dikuatkan dan semoga masalah ini cepat berlalu. Dan pokoknya buat keluarga yang ditinggalkan semoga tabah dan untuk semua korban mari kita doakan agar khusnul hotimah,” harap Dinar Candy terkait insiden yang terjadi di Double O, Sorong, Papua.

Awal mula bentrokan dan kebakaran Double O Sorong

img_title
Foto : Berbagai sumber

Bentrokan yang mengakibatkan kebakaran di tempat hiburan malam itu bermula dari bentrokan antar dua kelompok masyarakat.

Dua kelompok ini salah paham dan melibatkan pihak keamanan serta pengunjung klub.

Kesalahpahaman tersebut terjadi pada Minggu, 23 Januari 2022 dan berbuntut pada aksi pembakaran di Double O Sorong pada Selasa, 25 Januari 2022 dini hari waktu setempat.

Sejauh ini Kepolisian setempat menyatakan terdapat 18 orang yang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut dan satu orang tewas akibat kerusuhan.

Kapolres Sorong Kota, Ary Nyoto Setiawan menyatakan bahwa terdapat 18 orang yang tewas dalam peristiwa kebakaran tersebut.

"Mereka terjebak dan tidak bisa keluar karena tidak ada ventilasi untuk keluar," ucap Ary Nyoti dilansir oleh IntipSeleb melalui Viva.co.id.

Untuk saat ini, polisi masih berusaha mengidentifikasi jenazah karena kondisi jenazah yang terbakar membuat polisi kesulitan untuk mengidentifikasi jenazah tersebut. Kabarnya, jenazah tersebut dievakuasi ke RSUD Sele Be Solu menggunakan tiga mobil jenazah.

Tak hanya tempat hiburan malam saja, namun massa yang mengamuk pada kerusuhan malam itu juga membakar 2 mobil yang terparkir di sekitar tempat hiburan tersebut.

Kepolisian setempat pun kabarnya telah bertemu dengan dua kelompok penyebab kerusuhan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan lebih dalam atas bentrokan di Double O, Sorong, Papua. (bbi)

Berita Terkait :

Saksikan Juga