img_title
Foto : Pinterest

IntipSeleb – Beragam kisah dan penjelasan tentang sosok misterius yang sering muncul dan mengganggu wisatawan pada saat berkunjung ke gunung Tangkuban Perahu. Tak hanya satu sosok saja, namun masyarakat setempat masih percaya dengan mitos-mitos yang ada pada cerita zaman dahulu.

Tempat wisata yang menyuguhkan pesona alam dan kawah itu, tampaknya memang sudah melegenda dan fenomenal dengan kisah-kisah yang ada di dalamnya. Gunung Tangkuban Perahu merupakan suatu objek wisata yang berada di perbatasan antara Lembang dan Subang, Jawa Barat.

Tangkuban Perahu penuh dengan mitos dan cerita mistis. Salah satunya ada sosok wanita misterius pencari selendang dan manusia berpakaian hitam. 

Daerah kawasan hutan Gunung Tangkuban Perahu memang lebih terasa sangat berbeda dan menyeramkan, temperatur udara yang mendadak berubah, perasaan was-was yang menghinggapi benak sebagian orang, sampai dengan suara-suara aneh yang entah datang dari mana. Di dalam hutan tersebut juga terdapat banyak peringatan bagi pengunjung untuk tidak masuk lebih dalam ke area hutan dan peringatan-peringatan tersebut dipasang tepat di titik adanya mitos sosok perempuan pencari selendang.


balik kemegahan dan juga berbagai pesona yang dimilikinya, Gunung Tangkuban Perahu seperti layaknya beberapa gunung lain yang ada di tanah air memiliki mitos yang  mungkin lebih jauh di luar jangkauan akal sehat. Mitos yang palin terkenal tentunya adalah legenda terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu, di mana Sangkuriang yang ditolak cintanya oleh sang ibu kandung, Dayang Sumbi. 

Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung berapi aktif di Jawa Barat. Memiliki pesona alam dan suguhan kawah yang sangat memikat, gunung dengan ketinggian 2.084 meter dari permukaan laut itu pun menjadi salah satu wisata alam yang kerap dikunjungi para wisatawan.

Suhu di Gunung Tangkuban Perahu dapat mencapai 17 derajat celsius pada siang hari dan ketika malam datang akan turun menjadi 2 derajat celsius. Pohon-pohon pinus yang kokoh berdiri di sepanjang perjalanan menuju kawasan Gunung Tangkuban Perahu menyajikan pemandangan hijau yang memberi kesan sejuk. Begitu tiba di Kawah Tangkuban Perahu, mata Anda akan terfokus  dengan pemandangan kawah yang terbentuk oleh alam berjuta-juta tahun yang lalu. Bau menyengat yang keluar dari belerang menjadi ciri khas aroma di sekitar kawasan wisata legenda ini.

Dahulu, kisah cinta terlarang Sangkuriang dan Dayang Sumbi ini kerap dijadikan cerita pengantar tidur bagi anak-anak di tanah Pasundan. Dayang Sumbi yang enggan dinikahi anaknya sendiri
akhirnya memberikan syarat. Ia meminta Sangkuriang membuatkan perahu lengkap dengan danaunya dalam waktu semalam sebelum matahari terbit. Sangkuriang nyaris menyelesaikan permintaan Dayang Sumbi atas bantuan jin. Akan tetapi Dayang Sumbi terus berdoa kepada sang kuasa. Akhirnya matahari terbit lebih cepat dan Sangkuriang pun gagal.

Lantas ia menendang perahu yang kemudian terbalik dan menjadi Gunung Tangkuban Perahu. Cerita rakyat Sunda itupun masih melekat hingga kini di tengah keberadaan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu.

Gunung Tangkuban Perahu juga menyimpan sejarah letusan dahsyat, gunung ini pernah meletus sekitar 40.000 tahun yang lalu. Yang menghasilkan aliran lava berkomposisi basal yang mengalir ke arah timur laut.

Aliran lava ini menutup area seluas 189km persegi dengan kedalaman rata-rata 10 meter, Gunung Tangkuban Perahu tumbuh 90.000 tahun silam bentuknya yang kerucut lancip terdiri dari selingan antara endapan awan panas aliran lava yang menandakan adanya letusan anatara eksplosif dan elosif secara bergantian. Letusan di masa silam menghasilkan menghasilkan 9 kawah, kawah ratu yang di percaya sebagai lokasi dayang sumbi menceburkan diri hanya bisa dinikmati bibir kawah.

Pada 26 juli 2019 Gunung Tangkuban Perahu mengalami erupsi dan menyeburkan abu vulkanik setinggi 200 meter di atas puncak, letusan ini di sebabkan karena berkurangnya air tanah akibat perubahan musim sejak juni 2019 air tanah yang tersisa menjadi panas dan menimbulkan erupsi.

Lantas apa saja sih mitos dan kisah misterius yang ada disekitar Gunung Tangkuban Perahu yang masih beredar hingga saat ini, yuk langsung simak artikel berikut ini. 

1. Misteri Tanjakan Emen

Jika berkendara dari Subang menuju Tangkuban Perahu, pasti melewati Tanjakan Emen yang berada di kawasan Ciater. Emen merupakan nama korban yang tewas terbakar bersama truknya dalam kecelakaan. Emen dianggap sebagai korban kecelakaan pertama di tanjakan ini pada tahun 1960-an. Sejak itu, arwah Emen dianggap gentayangan dan meminta korban untuk menemaninya.

Tanjakan emen ini merupakan akses utama jalan didepan objek wisata gunung Tangkuban perahu. Selain sering menelan korban jiwa, konon katanya tanjakan emen dihuni oleh banyak sosok misterius yang sering mengganggu para pengguna jalan sehingga menyebabkan banyak kecelakaan maut.

2. Misteri Batu Pawadonan dan pakaian dalam wanita

Di sekitar Tangkuban Perahu juga terdapat kolam pemandian dengan salah satu batunya menyerupai alat kelamin wanita. Batu yang dinamai Pawadonan ini diyakini sebagai petilasan Dayang Sumbi, wanita yang berparas cantik dan awet muda hingga tua. Sampai-sampai anak kandungnya sendiri nggak mengenali dan jatuh hati pada kecantikan sang ibu.

3. Misteri Jin Sangkuriang Tangkuban Perahu

Saat membangun telaga dan perahu, Sangkuriang dibantu oleh pasukan jin agar pekerjaannya bisa selesai sebelum matahari terbit. Kabarnya, jin penunggu Tangkuban Perahu yang masih ada hingga saat ini adalah para pasukan Sangkuriang.

4. Pemandian Keramat Tangkuban Perahu

Menurut kepercayaan masyarakat dulu air keramat dan goa kahuripan merupakan sarana pemandian Putri Ratu Dayang Sumbi. Air keramat merupakan aliran air dari mata air dari atas puncak Gunung Tangkuban Perahu.

Mulanya di atas itulah Dayang Sumbi mandi. Untuk menghindari ancaman binatang buas dan orang-orang jahat, akhirnya masyarakat membuat aliran air yang disalurkan dari puncak ke goa.

5. Surga Tersembunyi

Keberadaan curug Cimuja terletak di kawasan paling hulu. Dahulu curug ini sering digunakan untuk memuja dan bersemedi memohon sesuatu. Pemujaan biasanya dilakukan pada malam hari. Bila sang pemuja sudah selesai menyampaikan doa-doanya, ia harus mandi pada malam hari di bawah tumpahan curug ini.

6. Sosok Wanita Cantik Misterius

Keberadaan sosok misterius yang selama ini sering diperbincangkan oleh para pengunjung ke tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu, membuat misteri dan legenda kisah di masa lalu yang tak terpecahkan. Pasalnya banyak sekali orang yang sering melihat penampakan wanita cantik tersebut. 

Digadang-gadang wanita tersebut sering kali membuat banyak pengunjung tersesat dan ketakutan, serta beberapa kali sempat anak indigo yang berhasil berinteraksi dengan wanita cantik tersebut dengan bertujuan mencari selendang. Hal ini membuat sejumlah orang semakin tertarik dengan, kisah misteri yang ada di dalam cerita gunung Tangkuban Perahu.

7. Pengunjung Sering Terganggu Masalah Pendengaran 

Bukan sesuatu hal yang aneh lagi, beberapa pengunjung yang datang ke tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu biasanya sering mengeluh masalah pendengaran. Saat mulai melintas di jalan raya sekita Tanjakan Emen, tiba-tiba saja kita sering dibuat tuli sementara. Hal ini sering dirasakan oleh sejumlah wisatawan pada saat berkunjung ke objek wisata Gunung Tangkuban Perahu.

Berita Terkait
Topik Terkait