X

Ardhito mengakui bahwa semua cuitannya itu ditulis oleh tangannya sendiri. Ia pun merasa bangga semasa remaja karena hal tersebut adalah warna dalam hidupnya.

“Terus habis itu orang-orang pada bilang, itu tweet dari lama. Gue akuin itu tweet gue, aku claim itu, gue bangga jadi remaja, semoga teman-teman merasakan hal yang sama karena itu adalah warna di hidup lo ketika jam 12 malem lo sang* terus habis itu internet lo di block sama eyang lo karena lo gak boleh nonton bok*p terus abis itu lo pernah dilecehin seksual sama orang,” pungkas Ardhito Pramono.

Berita Terkait :

Saksikan Juga