Foto : Odditycentral

IntipSeleb – Kasus balita meninggal dunia akibat cacingan kembali mencuat dan bikin heboh publik. Seorang anak bernama Raya, asal Kampung Pandangeyan, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan meninggal pada 22 Juli 2025 dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing.

Tragisnya, kabar ini baru sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada 18 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-80 Jawa Barat.

Saya tidak menyangka masih ada kasus kematian akibat cacingan di Jabar. Saya meminta maaf atas kejadian ini,” ujar Dedi dengan nada geram.

Kasus ini jadi pengingat penting bahwa penyakit cacingan masih menjadi ancaman serius, terutama pada anak-anak di daerah dengan sanitasi buruk.

Apa Itu Cacingan?

Menurut dr. Gammarida Magfirah di kanal YouTube Kata Dokter, cacingan adalah kondisi ketika seseorang terinfeksi parasit cacing yang bisa berkembang di dalam tubuh. Ada banyak jenis cacing penyebab infeksi, seperti:

- Cacing tambang (masuk lewat tanah atau kulit)
- Cacing kremi (sering menyerang area anus)
- Cacing pita
- Cacing hati

Biasanya, telur cacing masuk ke tubuh anak melalui makanan, kuku kotor, kontak dengan hewan, atau lingkungan yang tidak higienis.

Gejala Cacingan pada Anak

Orang tua perlu waspada dengan tanda-tanda berikut:

- Perut sering kembung dan mual
- Nafsu makan menurun
- Berat badan sulit naik
- Anak tampak lesu dan pucat karena anemia
- Gatal di area anus (ciri khas cacing kremi)
- Iritasi atau ruam kulit akibat cacing tambang

Jika dibiarkan, cacingan bisa mengganggu tumbuh kembang anak karena nutrisi tidak terserap dengan baik.

Faktor Risiko Cacingan

Beberapa hal yang meningkatkan risiko anak terinfeksi cacing, antara lain:

- Bermain tanpa alas kaki di tanah
- Kebiasaan menggigit kuku
- Konsumsi makanan setengah matang
- Kontak dengan hewan peliharaan yang tidak terjaga kebersihannya
- Lingkungan rumah tanpa sanitasi memadai

Cara Pencegahan Cacingan

Ada langkah sederhana yang bisa dilakukan orang tua untuk melindungi buah hati, di antaranya:

- Biasakan anak cuci tangan dengan sabun sebelum makan.
- Potong kuku anak secara rutin agar tidak jadi sarang telur cacing.
- Pastikan makanan dimasak matang.
- Jaga kebersihan hewan peliharaan dan lingkungannya.
- Gunakan alas kaki saat anak bermain di luar rumah.
- Ikuti program pemberian obat cacing gratis dari Kementerian Kesehatan setiap 6 bulan sekali.

Pengobatan Cacingan

Jika anak menunjukkan gejala cacingan, segera periksa ke dokter. Diagnosis bisa dilakukan lewat pemeriksaan tinja atau darah untuk memastikan jenis cacing yang menginfeksi. Dokter biasanya akan memberikan obat cacing sesuai jenisnya, lalu orang tua perlu memastikan anak tetap menjaga kebersihan agar tidak terinfeksi ulang.

Kasus yang menimpa Raya di Sukabumi seharusnya jadi alarm keras bagi semua orang tua. Cacingan memang terlihat sepele, tapi bisa berujung fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Jadi, jangan menunggu anak sakit parah, lebih baik cegah sejak dini.

Topik Terkait