Foto : Freepik.com
  1. Gangguan tidur (insomnia)
  2. Sulit berkonsentrasi di sekolah
  3. Gangguan kecemasan dan depresi
  4. Gangguan makan
  5. Gangguan stres pascatrauma (PTSD)

Jika grooming berlanjut ke kekerasan seksual, korban juga berisiko mengalami penyakit menular seksual. Selain itu, perubahan sikap seperti menutup diri dari keluarga, mudah marah, hingga agresif kerap muncul pada korban.

Dalam beberapa kasus, pelaku bahkan memberikan alkohol atau narkoba kepada anak demi mempermudah eksploitasi, yang tentu berdampak buruk bagi masa depan korban.

Modus Operandi Pelaku Child Grooming

Pelaku child grooming menggunakan berbagai cara untuk mendekati korban, antara lain:

  1. Berpura-pura menjadi teman sebaya
  2. Mendekati melalui media sosial
  3. Memanfaatkan interaksi di game online
  4. Menawarkan bantuan atau dukungan emosional

Cara Mencegah Child Grooming

Topik Terkait