Di saat berita media membahas rudal, Dubai memiliki "dentuman" lain yang justru sangat dinantikan: Meriam Ramadan. Berbeda dengan senjata konflik, meriam ini adalah simbol kedamaian yang menandai waktu berbuka puasa. Anda bisa mengajak keluarga ke Expo City Dubai untuk melihat tradisi ini secara langsung. Di sana, suasana berubah menjadi festival Hai Ramadan yang meriah dengan pertunjukan cahaya dan pasar tradisional bergaya souk.
3. Wisata Kuliner: Dari Jajanan Lokal Hingga Iftar Mewah
Seperti tradisi bukber di Indonesia, Dubai menawarkan pilihan kuliner yang tak terbatas. Anda bisa mencoba Dubai Souks Iftar Tour untuk menjelajahi kawasan Al Ras dan menaiki Abra menyusuri Deira Creek—pengalaman yang pasti akan membuat wisatawan yang berkunjung antusias. Namun, jika menginginkan suasana yang lebih tenang dan eksklusif, hotel ikonik seperti Bulgari Resort Dubai menyediakan majlis dengan hidangan Mediterania yang elegan untuk keluarga.
4. Berburu 'Takjil' Viral di Pasar Malam Ramadan
Jangan lewatkan Ramadan Street Food Festival atau Global Village. Di sini, Anda bisa menemukan Kunafa asli yang sempat viral di media sosial. Tekstur pastry yang renyah dengan keju meleleh di dalamnya pasti jadi favorit semla kalangan. Menjelajahi pasar malam ini memberikan rasa aman karena ramainya penduduk lokal dan turis yang berbaur dalam kegembiraan, membuktikan bahwa kehidupan kota tetap berjalan harmonis.
Meskipun situasi global terkadang terasa mencemaskan, Dubai terus berkomitmen menjaga stabilitas dan kenyamanan para tamunya. Memantau informasi dari saluran resmi pemerintah dan travel agent tepercaya tetap harus dilakukan demi keamanan dan kenyamanan saat menjalankan Liburan agar tetap tenang dan berkesan.