Foto : Instagram/exploregarut

IntipSeleb Gaya Hidup Tempat wisata di Garut ternyata bukan hanya gunung aja loh teman-teman. Rupanya tempat wisata di Garut menawarkan berbagai destinasi seru dan unik. Biasanya, kebanyakan orang akan mengingat tempat wisata di Garut hanya pegunungan semata.

Tetapi, tempat wisata di Garut ini sangat banyak dan dapat kamu kunjungi ketika sedang mampir ke kota cantik ini loh. Melansir pada website resmi milik Kabupaten Garut, sejarah kawasan ini berawal dari pembubaran Kabupaten Limbangan pada tahun 1811 oleh Daendels dengan alasan produksi kopi dari daerah Limbangan menurun hingga titik paling rendah nol dan bupatinya menolak perintah menanam nila (indigo). Pada tanggal 16 Februari 1813, Letnan Gubernur di Indonesia yang pada waktu itu dijabat oleh Raffles, telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang pembentukan kembali Kabupaten Limbangan yang beribu kota di Suci.

Untuk sebuah Kota Kabupaten, keberadaan Suci dinilai tidak memenuhi persyaratan sebab daerah tersebut kawasannya cukup sempit. Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Limbangan Adipati Adiwijaya (1813-1831) membentuk panitia untuk mencari tempat yang cocok bagi Ibu Kota Kabupaten. Pada awalnya, panitia menemukan Cimurah, sekitar 3 Km sebelah Timur Suci (Saat ini kampung tersebut dikenal dengan nama Kampung Pidayeuheun).

Akan tetapi di tempat tersebut air bersih sulit diperoleh sehingga tidak tepat menjadi Ibu Kota. Selanjutnya panitia mencari lokasi ke arah Barat Suci, sekitar 5 Km dan mendapatkan tempat yang cocok untuk dijadikan Ibu Kota. Selain tanahnya subur, tempat tersebut memiliki mata air yang mengalir ke Sungai Cimanuk serta pemandangannya indah dikelilingi gunung, seperti Gunung Cikuray, Gunung Papandayan, Gunung Guntur, Gunung Galunggung, Gunung Talaga Bodas dan Gunung Karacak.

Saat ditemukan mata air berupa telaga kecil yang tertutup semak belukar berduri (Marantha), seorang panitia "kakarut" atau tergores tangannya sampai berdarah. Dalam rombongan panitia, turut pula seorang Eropa yang ikut membenahi atau "ngabaladah" tempat tersebut. Begitu melihat tangan salah seorang panitia tersebut berdarah, langsung bertanya : "Mengapa berdarah?" Orang yang tergores menjawab, tangannya kakarut. Orang Eropa atau Belanda tersebut menirukan kata kakarut dengan lidah yang tidak fasih sehingga sebutannya menjadi "gagarut".

Sejak saat itu, para pekerja dalam rombongan panitia menamai tanaman berduri dengan sebutan "Ki Garut" dan telaganya dinamai "Ci Garut". (Lokasi telaga ini sekarang ditempati oleh bangunan SLTPI, SLTPII, dan SLTP IV Garut). Dengan ditemukannya Ci Garut, daerah sekitar itu dikenal dengan nama Garut. Cetusan nama Garut tersebut direstui oleh Bupati Kabupaten Limbangan Adipati Adiwijaya untuk dijadikan Ibu Kota Kabupaten Limbangan.

Pada tanggal 15 September 1813 dilakukan peletakkan batu pertama pembangunan sarana dan prasarana ibukota, seperti tempat tinggal, pendopo, kantor asisten residen, masjid, dan alun-alun. Kini Garut pun menjadi kawasan penuh tempat wisata. Bahkan sebentar lagi, Presiden RI yang sedang menjabat, Joko Widodo akan segera meresmikan Situ Bagendit yang digadang-gadang bertaraf internasional loh tempat wisatanya.

Lantas kira-kira, tempat wisata di Garut mana lagi ya yang seru untuk kamu datangi selagi di kawasan tersebut? Penasaran? Jangan khawatir. IntipSeleb akan merangkum dari berbagai sumber untuk tempat wisata di Garut. Yuk tunggu apa lagi, bisa di cek ke bawah tempat wisata di Garut.

1. Alun-alun Garut

Foto : infogarut.id

Tempat wisata di Garut pertama jatuh pada lokasi Alun-alun Garut. Tak lengkap rasanya bila sebuah kota tak ada alun-alun, begitupun dengan Garut. Alun-alun sebagai area publik merupakan tempat yang biasanya ramai dikunjungi masyarakat, entah itu untuk sekadar melepas penat ataupun melakukan aktivitas lainnya.

Seperti halnya di Alun-Alun Otto Iskandarinata Garut, di mana di tempat tersebut biasanya terdapat beberapa aktivitas masyarakat mulai dari berdagang, menyewakan permainan anak-anak, sampai dijadikan sebagai tempat berolahraga oleh beberapa orang yang memanfaatkan luasnya Alun-Alun Garut. Bahkan, tak jarang Alun-Alun Garut juga sering dijadikan sebagai tempat upacara peringatan hari besar tingkat Kabupaten Garut, mulai dari Upacara Peringatan Hari Jadi Garut, sampai ke Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia, sering terselenggara di lapangan yang berada tepat di depan Masjid Agung Garut. Untuk mengunjungi tempat ini, tak dipungut biaya.

2. Situ Bagendit

Foto : wisatajabar.com

Tempat wisata di Garut kedua jatuh pada Situ Bagendit yang merupakan judul sebuah cerita rakyat dari Provinsi Jawa Barat. Dongeng Situ Bagendit berasal dari adanya sebuah kenampakan danau yang ada di daerah Garut. Danau Bagendit menjadi sebuah sumber air untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat di sekitar. Adapun tema dongeng Situ Bagendit adalah sebuah kisah yang akan memberi pesan moral bagi masyarakat tentang bagaimana sersikap bijak pada harta yang dimiliki.

Situ Bagendit menjadi sakah satu destinasi wisata Kab.Garut yang banyak dikunjungi wisatawan sekedar untuk menikmati indahnya danau Bagendit. Danau ini adalah danau alam yang terbentuk ratusantahun silam. Terletak di Kampung Cipare, Desa Sukamukti, Kec.Banyuresmi Kab.Garut. Untuk menjelajahi tempat wisata di Garut satu ini kamu perlu membeli tiket dengan harga yang cukup terjangkau mulai dari Rp5000 ke atas.

3. Kawah Talaga Bodas

Foto : digarut

Tempat wisata di kawasan Garut dikenal memiliki banyak pemandian air panas. Salah satunya, kamu bisa mandi air panas di kawasan kawah gunung berapi Talaga Bodas. Bahkan gunung berapinya pun masih aktif.

Arti nama Talaga Bodas adalah danau putih. Kawasan ini berupa danau dengan air belerang berwarna putih dengan aroma khas belerang. Lokasinya 28 km dari ibukota kabupaten Garut, tepatnya di Sukamenak, Wanaraja. Tiket masuk untuk menuju tempat wisata ini dibanderol dengan harga Rp5.000 di hari biasa, dan Rp7.000 ribu di tanggal merah. Kamu perlu membawa bekal makanan karena di lokasi tidak ada penjual makanan.

4. Puncak Darajat Garut

Foto : Bandoeng.co.id

Kamu bisa mengunjungi Puncak Darajat.Obyek wisata ini mulai populer di kalangan wisatawan lokal, menjadi tujuan wajib saat ke Garut. Lokasi Puncak Darajat berada di wilayah Darajat, tepatnya di wilayah kecamatan Pasir Wangi, sekitar 25 km dari pusat kabupatenGarut. Lokasinya dekat dengan Kampung Sampireun dan Kebun Mawar Situ Hapa. Harga tiket masuk pun dibanderol sekitar Rp22.000 22 di hari biasa, dan Rp25.000 saat akhir pekan dan tanggal merah.Carilah penginapan di kawasan ini karena sunrise di tempat wisata di Garut ini pantas dinantikan.

5. Kamojang Ecopark

Foto : Bandoeng.co.id

Tempat wisata di Garut yang satu ini dibuka pada tahun 2018. Terletak tak jauh dari perbatasan Garut dengan Kabupaten Bandung, tepatnya di pinggir jalan Samarang-Kamojang, obyek wisata ini cukup mudah dijangkau kendaraan.

Tempatnya berupa taman dan pepohonan yang asri. Selain itu, juga terdapat persewaan permainan seperti ATV dan flying fox. Tiketnya pun cukup terjangkau dengan harga sekitar Rp15.000 dan tempat ini juga memiliki tempat makan yang bagus dan cocok dijadikan latar belakang foto selfie untuk media sosial kamu.

Banyak spot lain yang juga cocok untuk foto-foto karena memang di-setting agar instagrammable. Sesuai namanya yang menyiratkan suasana alami, Kamojang Ecopark memiliki hamparan hutan pinus yang asri dan hawa sejuk.

Topik Terkait