Foto : Www.freepik.com/drobotdean

IntipSelebGejala masuk angin ada beberapa macam. Namun sebelum membahas mengenai gejala masuk angin, anda perlu tahu pula apa penyebab dan penjelasan terkait masuk angin. Pada dasarnya, tidak ada istilah masuk angin di dalam dunia medis.

Istilah masuk angin berkembang di lingkungan masyarakat Indonesia ketika seseorang sudah mengalami gejala yang tidak mengenakkan di badan. Masuk angin juga bisa disebut dengan kondisi ketika seseorang mengalami rasa ‘tidak enak badan’ karena disebut-sebut banyaknya angin yang masuk ke dalam tubuh.

Kalau sudah membahas tentang masuk angin, biasanya orang-orang Indonesia akan mengobatinya dengan cara tradisional yakni ‘kerokan’. Lantas benarkah kerokan bisa menyembuhkan masuk angin? Serta apa saja gejala masuk angin?

Untuk membahasnya lebih lanjut simak artikel berikut ini yang telah dirangkum dari hellosehat, klikdokter serta halodoc.

Penyebab masuk angin

Foto : www.freepik.com/benzoix

Sebelum mengetahui gejala masuk angin, ada baiknya untuk mengetahui penyebab seseorang bisa mengalami masuk angin. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa masuk angin tidak ada dalam istilah medis.

Sebab jika dilihat secara medis, sebuah hal yang tidak mungkin bahwa jika ‘angin’ tiba-tiba masuk ke dalam tubuh dan terperangkap di dalamnya. Dibandingkan dengan masuk angin, penjelasan yang paling mendekati jika dilihat dari gejalanya, masuk angin disebut merupakan sekumpulan gejala ‘flu like symptoms’.

Flu Like Symptoms disebut juga sebagai gejala berupa flu yang dimana seseorang memiliki sejumlah keluhan yang biasanya dirasakan sebagai gejala awal jika seseorang terindikasi terkena suatu virus.

Akan tetapi untuk masyarakat sekitar, banyak yang mempercayai bahwa ketika seseorang mengalami masuk angin, ini dikarenakan faktor sekitar. Bisa saja karena terlalu lama atau seringnya seseorang berada di dalam ruangan yang ber-AC.

Kemudian, bisa juga dikarenakan terlalu sering menghabiskan waktu atau berkegiatan di luar ruangan. Atau yang sering terjadi juga karena seseorang sering kali kehujanan atau sengaja main hujan-hujanan.

Gejala masuk angin

Foto : www.freepik.com/prostooleh

Ketika mengalami masuk angin, umumnya anda akan merasakan beberapa gejala yang membuat tubuh anda merasa tidak enak atau tidak nyaman. Lalu apa saja gejala masuk angin? Simak berikut ini.

- Badan terasa tidak enak
- Panas-dingin atau meriang
- Nyeri otot dan sendi
- Sakit kepala
- Merasa lelah dan lemas
- Tidak memiliki nafsu makan
- Sering buang angin dan berbau
- Diare
- Pilek
- Pegal-pegal

Jika merasakan gejala masuk angin di atas, ada baiknya anda mulai menyesuaikan jam istirahat anda agar tubuh bisa lebih rileks dan nyaman. Anda bisa kurangi hal-hal yang sekiranya membuat anda mengeluarkan ekstra dan lebih menyesuaikan agar anda bisa lebih santai dan gejala masuk angin tidak semakin bertambah parah.

Apakah kerokan ampuh sembuhkan masuk angin?

Foto : Instagram/@balsemlang.id

Jika sedang sakit dan masih bisa dilakukan dengan melakukan pengobatan secara tradisional, maka masyarakat Indonesia masih banyak yang lebih memilih melakukan pengobatan secara tradisional. Salah satu hal umum yang terjadi di Indonesia adalah ketika sedang merasa masuk angin, maka akan segera melakukan kerokan.

Untuk yang tidak tahu, kerokan adalah sebuah jenis pengobatan yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk menghilangkan masuk angin.

Caranya adalah dengan menyiap koin atau sendok kemudian ‘mengerokkan’ koin tersebut ke punggung yang telah diolesi dengan minyak essensial atau minyak angin membentuk garis panjang di bagian kanan dan kiri punggung. Jika hasil kerokan itu memiliki warna merah terap hingga gelap, maka dianggap benar mengalami masuk angin.

Banyak orang mengaku merasa lebih segar dan fresh usai dikerok punggungnya, terlebih lagi jika seseorang langsung buang angin pasca dikerokin, maka banyak yang menganggapnya bahwa kentut yang dikeluarkan tadi adalah angin penyebab seseorang mengalami rasa tidak enak di tubuhnya.

Lantas benarkah kerokan mampu menyembuhkan gejala masuk angin? Pada dasarnya, kerokan tidak bisa mengurangi gejala masuk angin yang biasa anda rasakan. Terutama bila anda merasakan gejalanya di area perut.

Lalu jika anda mengalami sendawa setelah dipijat, kerokan atau buang angin ketika usai kerokan, ini bukan menandakan si angin keluar dari tubuh anda. Akan tetapi, jika anda mengalami hal ini, itu merupakan sebuah respons sistem parasimpatis dari dalam tubuh yang mendeteksi jika tubuh sedang dalam keadaan rileks.

Oleh sebab itu, jika anda merasa lebih segar dan lebih nyaman usai kerokan, ini dikarenakan tubuh anda menjadi lebih rileks dan nyaman. Namun bukan berarti gejala masuk angin yang anda rasakan bisa berkurang.

Pengobatan masuk angin

Foto : www.freepik.com/benzoix

Jika anda mengalami masuk angin, ada beberapa pengobatan sederhana yang bisa anda lakukan untuk mengurangi gejala masuk angin yang anda rasakan dan bisa menjadi sehat seperti sebelumnya. Berikut ini adalah pengobatan masuk angin yang bisa anda lakukan.

- Istirahat yang cukup. Jika sebelumnya jadwal tidur malam anda di bawah 8 jam, maka anda bisa sesuaikan agar bisa mendapat waktu tidur yang cukup.

- Makan makanan bergizi dan sehat. Jikalau sedang tidak enak badan, anda perlu memerhatikan makanan yang anda konsumsi. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan sehat dapat memulihkan kesehatan anda. Bisa mulai konsumsi buah atau sayur. Jadi jangan makan sembarangan, ya.

- Makan makanan yang berkuah dan hangat. Untuk anda yang sedang masuk angin, anda disarankan untuk makan makanan yang berkuah dan hangat. Makanan iin berguna untuk mengencerkan dahak yang sedang anda rasakan. Contoh makanan yang bisa anda makan adalah sup.

- Perbanyak minum. Memperhatikan kebutuhan cairan dalam tubuh agar tetap terpenuhi adalah hal yang penting. Anda disarankan untuk banyak minum air putih ketika sedang tidak enak badan. Dan untuk anda yang tidak suka kopi, selama sedang sakit anda perlu menghindari makanan atau minuman yang mengandung kafein. Minuman beralkohol juga perlu dihindari.

- Konsumsi suplemen. Jika anda enggan minum obat ketika sedang tidak enak badan, setidaknya anda bisa konsumsi suplemen agar tubuh tetap sehat dan mendapatkan vitamin tambahan. Yang disarankan adalah suplemen yang mengandung vitamin C.

Vitamin berguna untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh agar tubuh tidak mudah sakit. Oleh sebab itu, memenuhi kebutuhan vitamin C selama sedang sakit adalah hal yang sangat penting.

Demikian adalah sederet informasi mulai dari penyebab masuk angin, gejala masuk angin hingga manfaat kerokan. Jika anda memang sedang mengalami tidak enak badan, anda bisa memeriksakan kondisi anda ke dokter agar bisa segera sembuh.

Atau jika memang anda lebih suka mengandalkan kerokan itu pun tidak masalah, bisa disesuaikan dengan keinginan masing-masing. Namun perlu diingat kembali bahwa kerokan tidak bisa mengurangi gejala masuk angin, hanya saja bisa membuat tubuh lebih rileks.

Semoga informasi seputar gejala masuk angin dalam artikel ini bisa bermanfaat bagi anda dan semoga anda sehat selalu. (nes)

Topik Terkait