Foto : Purplecv.co.uk

IntipSeleb Gaya Hidup – Sebenarnya, cara membuat CV atau riwayat hidup yang menarik dan bisa langsung dilirik HRD itu gampang kok. Tak perlu banyak membual, hanya langsung tulis poin-poin penting yang dirasa ‘menjual’ dari kemampuanmu.

Seperti diketahui, dalam banyak hal, CV adalah langkah pertama menuju karir masa depan kita, karena surat itu yang biasanya pertama kali dilihat oleh tim HRD perusahaan. Maka, penting untuk membuat kesan yang baik dengan menyajikan CV yang bersih dan ringkas yang merinci kualifikasi kamu untuk peran yang mereka cari.

Dalam artikel ini, IntipSeleb akan memberikan tips seperti apa cara membuat CV yang akan meninggalkan kesan yang baik!

1. Mulai dengan kalimat perkenalan yang kuat dan percaya diri

Foto : freepik.com

Cara membuat CV yang pertama adalah mulailah dengan ringkasan keterampilan dan pencapaian utama kamu selama berkarier. Percaya deh, ini akan menarik perhatian para HRD sejak awal. Profil pribadi ini adalah bagian penting dari CV kamu dan memberitahu perekrut siapa kamu sebenarnya.

Berikut ini contohnya:

“Saya adalah individu yang antusias, pekerja keras, dan berkomitmen dengan rekam jejak yang terbukti dalam mengelola jaringan website secara luas dan berbasis data. Kekuatan saya terletak pada kemampuan teknis yang kuat, serta keterampilan interpersonal yang sangat baik. Saya sangat siap ditantang untuk tumbuh dan memperluas keahlian yang saya peroleh melalui pengalaman saya di sektor IT.”

2. Tekankan ‘hasil’ daripada tanggung jawab

Foto : cvwriting.ae

Alih-alih hanya mencantumkan tanggung jawab masa lalu kamu, buat CV menonjol dengan menekankan hasil yang kamu perolah. Bisa menggunakan data terukur untuk menunjukkan pencapaian kamu.

Jadi misalnya, daripada mengatakan: "Saya membantu meningkatkan peran media sosial dalam penjualan di Perusahaan X", lebih baik tulis "Saya meningkatkan keterlibatan media sosial sebesar 40% untuk menjangkau penjualan Perusahaan X".

3. Sesuaikan untuk pekerjaan yang kamu inginkan

Foto : pexels.com

Tanggapi langsung deskripsi pekerjaan yang ditulis perusahaan dan jelaskan mengapa kamu adalah kandidat yang ‘pas’ untuk posisi tersebut. Kamu dapat melakukan ini dengan menghubungkan pencapaian kamu dengan peran pekerjaan.

Ingat, perekrut itu ingin kandidat memahami peran yang mereka lamar. Jadi, semakin kamu bisa menunjukkannya, semakin menonjol CV kamu.

Mungkin memang butuh waktu lebih lama untuk cara membuat CV, terutama ketika melamar beberapa posisi yang berbeda, tetapi percaya deh hasilnya bisa maksimal kok!

4. Soroti perubahan dan pertumbuhan

Foto : pexels.com

Cara membuat CV selanjutnya, kamu harus fokus pada pengembangan pribadi. Tunjukkan bagaimana kamu telah tumbuh dan berubah dalam peranmu, dan pencapaian yang telah kamu capai. Ini akan menunjukkan kepada perekrut bahwa kamu telah belajar banyak dari posisi sebelumnya, dan bahwa kamu berkomitmen untuk belajar dan memperluas keahlian.

5. Tunjukkan wawasan industri

Foto : pexels.com

Cara membuat CV selanjutnya yang cukup berpengaruh adalah kesadaran akan industri yang kamu lamar. Apalagi, kalau kamu bisa menunjukkan kepada HRD bahwa kamu memiliki kemampuan untuk tetap mengikuti tren yang ada.

Ada poin tambahan kalau kamu mampu menunjukkan pengetahuan tentang industri mereka. Mereka melihat bahwa ada potensi unggul dalam dirimu dan bisa diajak berkembang. Jadi pastikan kamu selalu mengikuti perkembangan berita dan perubahan industri. Ini juga akan membantu kamu jika mencapai tahap wawancara loh!

6. Gunakan kata-kata yang kuat

Foto : freepik.com

Menggunakan kata-kata yang kuat akan menekankan pencapaian kamu dan akan memberikan dampak tambahan pada CV loh. Sertakan kata-kata seperti dapat beradaptasi, inovatif, diterapkan dan dicapai untuk setiap peran kamu, dan tindak lanjuti dengan hasil atau hasil yang mengesankan yang menunjukkan apa yang telah kamu berikan.

Sekarang ini, sudah mulai banyak perusahaan yang menerapkan perangkat lunak basis data untuk menyaring kandidat yang tidak menggunakan kata kunci tertentu. Jadi, pastikan kamu mempelajari deskripsi pekerjaan dan mengetahui apa yang dicari perekrut.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Cara Membuat CV

7. Tata Letak CV yang Jelas

Foto : canva.com

Selanjutnya, inilah trik psikologis cara membuat CV yang sangat penting yang mungkin disepelekan oleh beberapa orang, yaitu soal tata letak CV. Sebenarnya tak perlu tata letak yang ‘canggih’ untuk bisa menarik perhatian HRD, hanya dengan mempertahankan tata letak CV yang sederhana kamu tetap bisa menarik mereka loh.

Sebab, justru yang sederhana terkadang akan membuat CV kamu terlihat rapi, dan enak dipandang mata. Melengkapi CV dengan terlalu banyak informasi hanya akan memberi kesan tidak teratur atau tidak rapi, jadi jagalah agar tetap bersih! Dan juga, kalau bisa, pastikan CV kamu tidak lebih dari dua halaman.

8. Tak Perlu Cantumkan Informasi yang Tidak Relevan

Foto : athlife.com

Meskipun kamu mungkin merasa sedikit ambisius dalam memamerkan keahlian, jangan menambahkan informasi yang tidak relevan ke CV kamu. Ini akan dilihat sebagai kerugian, karena HRD bahkan tidak akan punya waktu untuk membahas semua poin yang ada. Tambahkan hanya informasi yang diperlukan dan relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar.

Juga, menambahkan sejumlah besar informasi yang tidak relevan meningkatkan panjang CV. Cobalah untuk membuat resume singkat dan jelas hanya dengan jumlah informasi yang benar yang diperlukan untuk lamaran pekerjaan. Informasi selebihnya akan ditanyakan kepada kamu selama proses wawancara.

9. Informasi Kontak

Foto : topcv.com

Informasi kontak dan nama kamu harus tepat di bagian atas CV kamu, dicetak tebal; untuk menarik perhatian siapa pun yang membacanya. Ini sangat penting, karena harus menonjol untuk membuat kesan yang baik dan memberikan kredibilitas bagi kamu.

Juga, saat menambahkan informasi kontak, pastikan kamu telah memasukkan nomor kontak dan alamat email profesional. Jika memungkinkan, coba tambahkan detail profil LinkedIn kamu, sehingga kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan mereka melalui media sosial profesional.

10. Lakukan Pengoreksian Sebelum Mengirim CV

Foto : zety.com

Ini adalah kesalahan yang dibuat oleh satu dan banyak orang. Baik itu kelelahan setelah menghabiskan berjam-jam membuat CV, karena kegembiraan dan antusiasme yang berlebihan untuk akhirnya mendapatkan CV yang sempurna, atau memang sekadar impulsif, banyak dari kita gagal untuk membaca CV kita sebelum mengirim atau mencetaknya.

Hanya perilaku manusia yang mungkin membuat kesalahan kecil, baik dalam ejaan atau tata bahasa. Kamu bisa menempatkan dirimu dalam situasi yang sangat memalukan jika kamu tidak membaca ulang CV yang kamu buat. Bayangkan, ketika seharusnya kamu bisa mendapatkan kesempatan besar karena pekerjaan yang kamu lamar sesuai dengan kualifikasi yang kamu miliki, harus gagal cuma karena satu atau dua kata yang salah, atau bahkan tanda baca kurang tepat. Pasti menyedihkan bukan?

Cara membuat CV yang sempurna bisa sangat memakan waktu, tetapi ini adalah kesempatan kamu untuk menunjukkan prestasi dan keterampilan kepada atasan. Semakin banyak kamu mempelajari deskripsi pekerjaan dan industrinya, semakin siap kamu untuk membuat CV kamu menonjol.

Kami harap tips cara membuat CV ini membantu kamu, dan semoga sukses dalam pencarian pekerjaan, ya!

Topik Terkait