IntipSeleb Gaya Hidup – Umat muslim di berbagai penjuru dunia selalu menyambut kedatangan bulan suci Ramadan dengan suka cita. Sama seperti di Indonesia misalnya, umat Islam di berbagai dunia juga mempunyai tradisi unik ketika bulan Ramadan.
Dilansir dari dari laman The Muslim Vibe dan The Culture Trip, berikut ini sejumlah tradisi unik Ramadhan di berbagai negara!.
1. Penampilan Musik Balada, Albania
Muslim di Albania mempunyai tradisi unik ketika Ramadan tiba yaitu dengan penampilan musik balada, atau musik yang berbentuk narasi yang berasal dari abad pertengahan sampai abad ke-19.
Tradisi unik ini dilakukan oleh muslim Roma pada zaman dulu. Mereka memainkan berbagai macam musik balada didampingi dengan permainan lodra, atau drum tradisional yang dilapisi kulit domba atau kambing. Biasanya, umat Islam akan mengundang keluarga dan orang-orang terkasih untuk melakukan buka puasa bersama.
2. Melakukan Permainan Tradisional Muheibes, Irak
Para pria muslim di negara Irak akan berkumpul setelah berbuka puasa untuk melakukan permainan tradisional muheibes. Permainan tradisional ini berupa tebak-tebakan dimana sebuah cincin diedarkan di bawah kain.
Kemudian, para pemain harus menebak siapa yang memegang cincin itu. Meskipun sempat hilang, namun permainan tradisional ini kembali muncul pada beberapa tahun terakhir karena banyak warga Irak yang berupaya melestarikan permainan tradisional ini selama bulan suci Ramadan.
3. Membangunkan Sahur dengan Drum, Turki
Tradisi unik saat Ramadhan yang berasal dari Turki adalah membangunkan sahur. Tradisi ini mirip dengan rutinitas membangunkan sahur di negara kita Indonesia. Bedanya, warga disana berkeliling membangunkan sahur menggunakan drum khas Turkiye, bernama davul.
Warga yang berkeliling membangunkan sahur menggunakan drum tersebut dijuluki sebagai Ramadan Drummer. Menariknya beberapa Ramadan Drummer tersebut mengenakan pakaian tradisional pada masa Kekaisaran Ottoman, dimana tradisi tersebut pertama kali muncul.
4. Buka Pintu saat Buka Puasa, Kamerun
Umat Muslim di Kamerun mempunyai tradisi yang cukup ramah ketika bulan Ramadan tiba. Pada waktu buka puasa, mereka akan membuka pinturumah mereka untuk mengundang siapa pun berbuka puasa. Tamu yang diundang tidak harus kerabat atau warga sekitar.
Muslim Kamerun yang kebetulan melintas serta hendak buka puasa, bisa mampir ke salah satu rumah yang menawarkan buka puasa. Tradisi unik saat Ramadan ini merupakan hal yang lazim terjadi di Kamerun.
5. Lentera warna warni, Mesir
Sebagian besar wilayah di Mesir menyambut bulan suci Ramadan dengan menyalakan lentera yang berwarna-warni. Tradisi unik tersebut dikenal sebagai fanous atau fanus, seperti dilansir dari The Muslim Vibe.
Menjelang sore dan malam hari, sebagian wilayah di Mesir terlihat berkilau dengan lentera warna-warni. Tradisi unik ini diperkirakan berasal dari Kekaisaran Fatimiyah ketika Kekhalifahan Al Muizz Lidinillah disambut dengan lampion berwarna-warni saat ia tiba di Kairo, Mesir.
6. Seheriwalas, India
Seheriwalas atau zohridaars merupakan tradisi unik ketika Ramahan yang berasal dari New Delhi, India. Dalam tradisi ini, warga muslim setempat membangunkan sahur dengan cara Mughal kuno, yaitu dengan meneriakkan nama Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, dan doa dengan lantunan yang indah. Petugas tersebut memastikan semua orang di lingkungan tersebut bangun untuk sahur.
7. Mengajak Shalat Subuh Menggunakan Terompet, Maroko
Warga muslim di Maroko mempunyai tradisi unik ketika bukan Ramadan tiba yaitu dengan mengjak shalat subuh menggunakan terompet atau musical horn. nantinya akan ada petugas khusus yang membawa terompet tersebut, atau dikenal sebagai nafar.
Seorang nafar akan berjalan di lingkungan sekitar warga sembari meniup terompet untuk mengajak umat Islam melakukan shalat subuh. (jra)