Foto : Instagram/ @sumargodenny

IntipSeleb – Malam ini, media sosial mendadak heboh dengan beredarnya sejumlah video yang memperlihatkan sebuah kendaraan taktis atau rantis Barracuda milik Brimob Polri melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta. Kejadian tersebut langsung menyedot perhatian publik, termasuk artis sekaligus mantan pebasket Denny Sumargo.

Dalam unggahan Instagram Story pada Jumat, 29 Agustus 2025, Denny menyampaikan belasungkawa mendalam untuk korban yang dikabarkan meninggal dunia akibat insiden tragis tersebut.

Innaillahi wa inna ilaihi rojiun. Saya mendapat kabar kalau driver ojol yang terlindas mobil aparat tadi sudah berpulang ke hadapan Tuhan sekitar jam 9 malam,” ucap Denny Sumargo.

Sebagai sesama masyarakat, Denny berharap agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Saya mendoakan beliau mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan dan diberikan kekuatan untuk keluarganya,” tambahnya.

Imbauan untuk Aparat

Melihat kejadian memilukan ini, Denny Sumargo menilai penting bagi pihak berwajib untuk segera mengambil langkah responsif dan penuh empati. Menurutnya, kesalahan dalam menangani peristiwa ini bisa memicu masalah yang lebih besar di tengah masyarakat.

Ia juga menyoroti banyaknya narasi simpang siur dan potensi hoaks yang beredar di media sosial, yang dikhawatirkan akan memperkeruh situasi.

Saya mengimbau dan berharap pihak berwajib segera melakukan dan mengambil tindakan responsif dan berempati dengan hal ini supaya jangan sampai ini tergoreng karena narasi yang bisa menimbulkan pergesekan yang lebih besar karena adanya korban jiwa,” tegas Denny.

Tak hanya menyampaikan doa lewat media sosial, Denny Sumargo juga langsung mendatangi keluarga korban untuk memberikan dukungan secara langsung. Dalam postingan Instagram yang diunggahnya, terlihat Denny datang menemui keluarga dan anak korban dengan wajah penuh keprihatinan.

Peristiwa nahas ini masih menjadi sorotan publik. Warganet berharap ada kejelasan dari pihak kepolisian terkait kronologi sebenarnya, agar tidak menimbulkan spekulasi yang dapat memicu kericuhan lebih lanjut.

Topik Terkait