Foto : Instagram/@wanda_hamidah

IntipSeleb – Aktivis sekaligus politisi Indonesia, Wanda Hamidah, menyampaikan kabar pilu dari Sisilia, Italia. Ia melaporkan bahwa misi kemanusiaanGlobal Sumud Flotilla”, yang membawa bantuan untuk rakyat Palestina, dihentikan secara paksa oleh pasukan Israel pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Dalam unggahannya, Wanda mengungkapkan bahwa para aktivis yang terlibat dalam misi ini bahkan diculik oleh pasukan Israel. Kapal yang seharusnya menjadi simbol solidaritas ini kini terhenti di tengah jalan.

“Israel, pasukan Israel telah menculik para aktivis Global Sumud Flotilla dan menghentikan bantuan kemanusiaan yang dibawa kemarin,” tegas Wanda Hamidah di Instagramnya dikutip IntipSeleb, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Global Sumud Flotilla adalah misi kemanusiaan yang dirancang untuk mengirimkan berbagai kebutuhan penting bagi warga Palestina yang terdampak krisis. Kapal tersebut membawa susu formula, makanan, alat penyaring air, hingga mesin oksigen yang sangat dibutuhkan masyarakat sipil di wilayah konflik.

Wanda menekankan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata solidaritas internasional untuk membantu rakyat Palestina.

“Membawa bantuan-bantuan kemanusiaan seperti susu formula, makanan, alat penyaring air, dan juga mesin oksigen kepada rakyat Palestina,” jelasnya.

Lebih jauh, Wanda membeberkan bahwa penghadangan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi di dua lokasi strategis, yakni perairan internasional dan perairan Palestina. Ia menilai tindakan ini sebagai pelanggaran hukum internasional karena Israel tidak memiliki yurisdiksi atas wilayah tersebut.

“Telah dihentikan di perairan internasional, dan juga telah dihentikan oleh zionis Israel di perairan Palestina,” kata Wanda.

Wanda Hamidah menegaskan bahwa penghadangan kapal kemanusiaan ini adalah tindakan ilegal yang harus mendapat sorotan dunia internasional.

“Dan ini adalah tindakan ilegal, karena perairan tersebut bukan milik zionis Israel,” pungkasnya.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri selama ini dikenal sebagai simbol perjuangan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. ]

Topik Terkait