“Insan meminta maaf secara khusus kepada Mawa dan kakak-kakaknya. Itu disampaikan dengan tulus,” ungkap Tommy.
Namun demikian, Wardatina Mawa menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut baru bisa diterima apabila Insanul Fahmi memenuhi dua syarat utama. Syarat pertama adalah permintaan maaf secara terbuka melalui media.
“Syarat yang pertama, Insanul harus secara terbuka meminta maaf kepada keluarga dan kepada Mawa, disampaikan kepada media,” kata Tommy menirukan pernyataan Mawa.
Syarat kedua adalah pembuktian terkait dugaan pernikahan siri yang diklaim Insanul Fahmi terjadi pada 7 Agustus. Mawa meminta kejelasan agar tidak muncul spekulasi liar di tengah masyarakat.
“Yang kedua, Mawa meminta bukti pernikahan siri dengan Inara. Kalau memang sudah nikah siri tanggal 7, silakan dibuktikan,” jelasnya.
Tommy menambahkan, pihak Insanul Fahmi berencana menggelar pertemuan lanjutan pada awal pekan depan untuk membuktikan kebenaran klaim tersebut secara terbuka, termasuk menghadirkan pihak-pihak yang terlibat.
“Hari Senin atau Selasa nanti akan ada pertemuan lanjutan. Kita akan buktikan, tanggal berapa, siapa ustaznya, siapa saksinya,” ujarnya.