Foto : IG @wardatinamawa

IntipSeleb – Setelah konflik rumah tangga yang berlarut dan menyita perhatian publik, Wardatina Mawa akhirnya membuka peluang untuk memaafkan sang suami, Insanul Fahmi. Namun, pintu maaf itu tidak dibuka begitu saja. Mawa mengajukan dua syarat utama yang harus dipenuhi Insanul sebagai bentuk tanggung jawab dan iktikad baik memperbaiki hubungan yang sempat retak.

Peluang perdamaian itu terungkap usai pertemuan tertutup antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi yang digelar di kawasan Tomang, Jakarta Barat. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh masing-masing kuasa hukum dan turut dihadiri keluarga dari pihak Mawa.

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, mengungkapkan bahwa pertemuan berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 10.30 WIB dan menjadi momen penting setelah Insanul dikabarkan hampir tiga bulan tidak bertemu dengan istri dan anaknya.

“Tadi kira-kira pukul 10.30 pagi, kami kuasa hukum dan Insanul datang ke kantor hukumnya Mawa di daerah Tomang. Hadir pihak Mawa beserta keluarga dan penasihat hukumnya, serta saya dan Insanul,” ujar Tommy di kawasan Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan.

Menurut Tommy, pertemuan tersebut berlangsung cukup emosional namun tetap dilandasi niat baik dari kedua belah pihak. Salah satu momen yang paling mengharukan adalah ketika Insanul akhirnya bisa bertemu dan melepas rindu dengan anak semata wayangnya.

“Alhamdulillah apa yang diinginkan Insan bisa terlaksana. Ketemu dengan anaknya dan benar-benar melepaskan kangen karena sudah lama sekali nggak ketemu,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, Insanul Fahmi juga disebut telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Wardatina Mawa dan keluarganya. Meski belum mendapat respons verbal dari Mawa, langkah tersebut dinilai sebagai awal menuju islah atau perdamaian.

“Insan meminta maaf secara khusus kepada Mawa dan kakak-kakaknya. Itu disampaikan dengan tulus,” ungkap Tommy.

Namun demikian, Wardatina Mawa menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut baru bisa diterima apabila Insanul Fahmi memenuhi dua syarat utama. Syarat pertama adalah permintaan maaf secara terbuka melalui media.

“Syarat yang pertama, Insanul harus secara terbuka meminta maaf kepada keluarga dan kepada Mawa, disampaikan kepada media,” kata Tommy menirukan pernyataan Mawa.

Syarat kedua adalah pembuktian terkait dugaan pernikahan siri yang diklaim Insanul Fahmi terjadi pada 7 Agustus. Mawa meminta kejelasan agar tidak muncul spekulasi liar di tengah masyarakat.

“Yang kedua, Mawa meminta bukti pernikahan siri dengan Inara. Kalau memang sudah nikah siri tanggal 7, silakan dibuktikan,” jelasnya.

Tommy menambahkan, pihak Insanul Fahmi berencana menggelar pertemuan lanjutan pada awal pekan depan untuk membuktikan kebenaran klaim tersebut secara terbuka, termasuk menghadirkan pihak-pihak yang terlibat.

“Hari Senin atau Selasa nanti akan ada pertemuan lanjutan. Kita akan buktikan, tanggal berapa, siapa ustaznya, siapa saksinya,” ujarnya.

Momen lain yang tak kalah menyentuh terjadi ketika anak Insanul memanggil sang ayah dari dalam mobil dan langsung memeluknya erat, membuat suasana pertemuan dipenuhi haru.

Meski proses menuju perdamaian masih panjang, Insanul Fahmi disebut siap memenuhi seluruh syarat yang diajukan Mawa. Dalam waktu dekat, pihaknya juga berencana menggelar konferensi pers untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada publik.

“Insan menyanggupi semua syarat tersebut. Dalam waktu dekat kami akan mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka,” pungkas Tommy.

Topik Terkait