Foto : Prillylatuconsina96/instagram

Lebih lanjut, Prilly mengakui bahwa posisinya sebagai figur publik dengan latar belakang dan pengalaman hidup yang berbeda membuat unggahannya bisa ditafsirkan secara sensitif oleh masyarakat.

“Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak,” tegasnya.

Dalam klarifikasinya, Prilly juga menjelaskan alasan di balik penggunaan fitur #OpenToWork. Ia menyebut langkah tersebut didorong oleh keinginannya untuk belajar di luar zona nyaman serta membuka peluang kolaborasi lintas industri.

“Terkait penggunaan fitur #OpenToWork, aku ingin menggunakan sebagai ruang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional, terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba,” jelasnya.

“Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh,” tutup Prilly.

Topik Terkait