Foto : YouTube HAS Creative

Sementara itu, American Psychological Association menjelaskan bahwa pola enabling juga dapat terjadi dalam hubungan dekat yang mendukung perilaku berbahaya atau bermasalah, sehingga perilaku tersebut terus berlanjut.

Dalam jangka panjang, sikap enabler dapat merugikan orang yang mendapat dukungan tersebut. Tanpa konsekuensi yang jelas, pelaku berisiko sulit menyadari dampak perbuatannya dan enggan mencari bantuan. Di sisi lain, sebagian orang bisa saja tidak menyadari bahwa mereka telah membiarkan perilaku bermasalah terjadi karena tidak memiliki niat untuk menyakiti.

Kasus Mohan Hazian kini bukan hanya soal dugaan pelecehan, tetapi juga membuka diskusi lebih luas tentang budaya diam, loyalitas pertemanan, dan tanggung jawab moral dalam lingkaran sosial.

Topik Terkait