Menurut Erza, timnya hanya mencari talent yang secara sadar bersedia mengikuti konsep film yang sudah dijelaskan sebelumnya.
“Jadi tujuan kita memang mencari talent-talent yang bersedia,” ucapnya.
Di tengah ramainya tudingan dugaan pelecehan casting yang menyeret namanya, Erza menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi.
“Buat teman-teman semua ini hanya sedikit yang berlebihan saja, jadi atas nama pribadi saya mohon maaf bila sudah membuat kegaduhan,” ujarnya.
Meski isu ini mencuat dan memicu perdebatan di media sosial, Erza memastikan proses produksi film tetap berjalan sesuai rencana. Ia kembali menegaskan bahwa sejak awal pihaknya sudah memberi peringatan mengenai genre sensitif yang diangkat.
“Kita akan tetap garap film ini, memang bergenre sensitif dan kita sudah sounding di awal,” ungkapnya.
Erza juga menyatakan kesiapan untuk bertanggung jawab apabila di kemudian hari muncul permasalahan hukum atau persoalan lain terkait tudingan tersebut. Ia menilai isu yang berkembang saat ini sudah terlalu dibesar-besarkan.