IntipSeleb – Kisah rumah tangga Tantri Syalindri dan Hatna Danarda alias Arda ternyata tak selalu berjalan mulus. Pasangan musisi ini mengaku sempat berada di ambang perceraian pada awal pernikahan mereka.
Arda, yang dikenal sebagai mantan vokalis band Naff, secara terbuka menceritakan fase sulit tersebut saat tampil di podcast Butik Haji Igun pada Rabu, 25 Februari 2026. Ia mengungkap, pernikahannya dengan vokalis Kotak itu hampir kandas tak lama setelah resmi menjadi suami istri.
“Di awal saya married sama dia, kita mau pisah. Ini orang yang enggak tangkap,” kata Arda.
Arda mengakui bahwa realitas pernikahan berbeda jauh dari bayangan yang selama ini ia miliki.
“Karena menikah itu beda ternyata,” ujarnya.
Padahal, sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, Tantri Kotak dan Arda sudah menjalin hubungan selama lima tahun. Namun, masa pacaran yang panjang rupanya tak menjamin kelancaran kehidupan rumah tangga.
“Padahal pacaran kita 5 tahun loh, istilahnya itu kurang apa sih. Tapi pas udah nikah oh beda,” kata Tantri.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa dinamika pernikahan menghadirkan tantangan baru yang tidak selalu muncul saat masa pacaran.
Arda menilai, akar persoalan rumah tangga mereka berasal dari trauma masing-masing di masa lalu. Menurutnya, luka batin yang belum selesai justru terlihat jelas ketika seseorang membangun relasi dalam pernikahan.
“Ternyata orang yang punya masalah trauma itu akan kelihatan ketika dia berelasi di rumah tangga, itu kelihatan semuanya,” ujar Arda.
Tekanan akibat ekspektasi yang tak terpenuhi membuat keduanya bahkan memandang pernikahan sebagai sesuatu yang membatasi kebebasan.
“Dan kita ngerasa bahwa nikah adalah penjara,” beber Arda.
Saat kondisi rumah tangga berada di titik kritis, Tantri dan Arda memutuskan berangkat umrah. Mereka berharap mendapatkan petunjuk atas persoalan yang terus membayangi hubungan mereka.
Namun, perjalanan spiritual itu ternyata tidak langsung memberikan pencerahan. Keinginan untuk berpisah justru semakin menguat.
“Kok enggak pernah dapat jawaban, kok malah mau cerai. Minta doa lagi malah mau cerai,” kenang Arda.
Setelah melewati berbagai proses, pasangan ini akhirnya menyadari bahwa masalah utama bukan terletak pada pasangan, melainkan pada diri masing-masing.
“Ternyata mau doa sepanjang apaun kalau aku gak sadar diri ternyata ‘oh iya, ini kan aku yang masalah,” ucap Arda.
Pria yang kini aktif sebagai penulis buku itu pun mengakui sikap egonya menjadi salah satu penyebab konflik dalam rumah tangganya.
“Egonya tebal, jadi enggak pernah ngerasain damai aku. Jadi lebih banyak dengerin orang,” ucap Arda.
Kesadaran tersebut menjadi titik balik bagi hubungan mereka. Perlahan, Tantri dan Arda memperbaiki komunikasi serta cara pandang terhadap pernikahan.
Meski sempat diterpa badai besar, Tantri dan Arda berhasil mempertahankan pernikahan mereka. Keduanya menikah pada 26 Oktober 2014 dan kini telah dikaruniai dua orang anak.