Foto : Abidzar73/instagram

IntipSeleb – Aktor Abidzar Al Ghifari meluapkan emosinya setelah sang sahabat, Jefri Nichol, menjadi sasaran komentar negatif netizen terkait rencana ibadah umrah mereka.

Perdebatan tersebut bermula ketika Abidzar membagikan poster perjalanan umrah bersama sang ibunda, Umi Pipik, di media sosial. Dalam rombongan itu, terlihat pula nama aktor Bryan Domani dan Jefri Nichol.

Namun, alih-alih mendapat dukungan, keikutsertaan Jefri Nichol justru menuai cibiran dari sejumlah netizen. Salah satu komentar bahkan menyebut Jefri tidak layak menjalankan ibadah umrah karena dianggap sebagai “pendosa”.

Komentar itu langsung memancing reaksi keras dari Abidzar. Pemeran film A Business Proposal tersebut merasa tidak seharusnya seseorang dihakimi ketika memiliki niat untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

"Trus kenapa? Kalo dia ngomong gitu gaboleh umroh? Gaada kesempatan buat pendosa untuk umroh?" tulis Abidzar di Instagram Story membalas komentar tersebut, dikutip Senin, 18 Mei 2026.

Tak berhenti sampai di situ, Abidzar kemudian menyinggung perjalanan hidup mendiang ayahnya, Ustaz Jefri Al Buchori atau yang akrab disapa Uje.

Menurutnya, sang ayah juga pernah berada dalam fase kehidupan yang jauh dari agama sebelum akhirnya berhijrah dan menjadi salah satu pendakwah yang dicintai masyarakat Indonesia.

"Bokap gua, Uje. Dulu dia tersesat di dunia maksiat. Semua udah dicoba. Tapi liat pas meninggal yang nganter ratusan ribu orang," lanjutnya.

Abidzar menilai setiap orang memiliki perjalanan spiritual yang berbeda-beda. Karena itu, ia merasa tidak ada manusia yang berhak menentukan siapa yang layak maupun tidak layak untuk beribadah.

Baginya, mengajak sahabat untuk menjalankan umrah justru merupakan bentuk dukungan agar seseorang bisa berubah menjadi lebih baik. Ia pun menegaskan bahwa niat baik tidak seharusnya dipatahkan dengan penghakiman.

"Masalah gimana kedepannya udah biarin orang itu sendiri, yang penting niat kita baik bawa orang buat umroh kenapa enggak?" tandasnya.

Unggahan Abidzar tersebut kemudian ramai mendapat dukungan dari netizen lain. Banyak yang menilai pernyataannya mewakili keresahan publik soal budaya menghakimi kehidupan pribadi seseorang, terutama dalam urusan ibadah.

Tak sedikit pula yang memuji cara Abidzar membela sahabatnya di tengah komentar miring yang bermunculan di media sosial.

Meski demikian, Abidzar mengaku sebenarnya enggan meladeni komentar negatif. Namun kali ini ia memilih angkat bicara karena tidak rela melihat orang yang ingin beribadah justru dihujat.

"Sorry banget kalo saya harus bales comment orang tersebut, saya ga suka ada sahabat saya yang mau ibadah malah di-judge yang ga pantes," tulisnya lagi.

Di akhir pernyataannya, Abidzar memberikan pesan tegas kepada netizen agar berhenti merasa paling benar dalam menilai perjalanan hidup orang lain.

"Enggak ada tempat untuk judge orang yang mau beribadah!" tutupnya.

Topik Terkait