IntipSeleb – Situasi panas di perairan menuju Gaza ikut menyeret perhatian publik Indonesia. Nama Chiki Fawzi mendadak ramai diperbincangkan usai aktif mengabarkan kondisi terbaru kapal bantuan kemanusiaan yang disebut dicegat militer Israel.
Melalui media sosial pribadinya, Chiki terus membagikan perkembangan situasi dari pusat pemantauan Global Sumud Flotilla di Istanbul, Turki. Suasana di lokasi terlihat penuh ketegangan ketika komunikasi dengan kapal bantuan mulai mengalami gangguan.
Dalam video yang diunggahnya, tampak sejumlah relawan dan aktivis memantau layar besar untuk mengikuti pergerakan kapal menuju Gaza. Kepanikan mulai terasa saat muncul kabar bahwa kapal-kapal tersebut mulai dihentikan oleh pihak militer Israel.
Chiki pun langsung meminta publik ikut memberi perhatian terhadap para delegasi Indonesia yang berada dalam misi kemanusiaan tersebut.
"Interception start NOW!!!!! Perhatikan teman2 kita delegasi Indonesia. Sudah lebih dari 8juta serangan cyber, internet di jammed dll. Start mobilize noww!" tulis Chiki Fawzi, dikutip Kamis, 21 Mei 2026.
Unggahan itu sontak menyita perhatian netizen. Banyak yang khawatir setelah diketahui ada beberapa warga Indonesia berada di kapal yang mengalami pencegatan.
Tak lama setelahnya, Chiki kembali memberikan informasi terbaru terkait kapal mana saja yang disebut terkena interception. Ia juga mengungkap nama-nama delegasi Indonesia yang berada di dalam rombongan tersebut.
"Baru aja confirm. 4 org Indonesia diintercept. Ozgurluk dan Bora Alize di intercept. Bora Alize ada Abeng jurnalis Republika. Ozgurluk ada Thoudi jurnalis Republika, Mas Heru dari iNews, Andre dari Tempo," tulisnya lagi.
Dua nama jurnalis dari Republika disebut ikut berada di kapal tersebut, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai. Selain itu, terdapat pula perwakilan media dan aktivis kemanusiaan lain asal Indonesia.
Momen paling menegangkan terlihat ketika militer Israel mulai naik ke atas kapal. Dalam rekaman video yang dibagikan Chiki, terdengar instruksi kepada para relawan untuk mengangkat tangan.
Para aktivis tampak mengenakan jaket pelampung sambil duduk tenang, sedangkan pasukan bersenjata lengkap terlihat memasuki area kapal menggunakan perlengkapan taktis. Situasi di ruang pemantauan Istanbul pun berubah ricuh karena komunikasi mulai terganggu.
Kabar lain yang ikut menjadi sorotan adalah dugaan adanya gangguan internet dan serangan siber sebelum proses pencegatan berlangsung. Chiki menyebut akses komunikasi menjadi sangat terbatas saat situasi memanas.
Di sisi lain, pemerintah Israel disebut telah memberikan peringatan kepada kapal bantuan agar tidak melanjutkan perjalanan menuju Gaza. Mereka menegaskan blokade laut di wilayah tersebut tetap diberlakukan.
Namun, ketegangan mencapai puncaknya ketika tayangan pemantauan mendadak terputus. Dalam unggahan video itu, layar yang sebelumnya menampilkan kondisi kapal tiba-tiba mati.
"Layar putus," demikian tulisan yang muncul dalam video unggahan Chiki Fawzi.