Foto : Ist

“Kami berharap Kendil Mas dapat menjadi wadah pertemuan bagi para penyanyi, musisi, pelaku industri hiburan, komunitas seni, dan para pecinta musik untuk saling berinteraksi, berkolaborasi, serta membangun jaringan yang positif," ungkap Tjhang Oi Lie.

"Tempat ini kami hadirkan sebagai rumah bersama bagi para seniman untuk berkumpul, berbagi inspirasi, dan melahirkan karya-karya yang dapat terus memperkaya dunia seni dan budaya Indonesia,” lanjutnya.

Sementara itu, Hetty Soendjaya menyampaikan bahwa Legacy in Harmony menjadi bukti nyata bahwa para seniman yang pernah berjaya pada masanya tetap memiliki ruang untuk terus berkarya dan menunjukkan eksistensinya di tengah perkembangan industri musik yang semakin dinamis.

“Sebagai penyanyi dan pencipta lagu, saya melihat acara ini sebagai pembuktian bahwa para seniman yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia musik Indonesia tetap mampu menunjukkan eksistensinya melalui karya dan kreativitas yang terus berkembang," jelas Hetty Soendjaya.

"Yang lebih membanggakan, kami dapat berdampingan dengan generasi muda dan berbagai genre musik dalam semangat saling menghargai, belajar, dan berkolaborasi. Musik adalah bahasa yang menyatukan lintas usia, lintas generasi dan lintas budaya,” terang Hetty Soendjaya.

Terselenggaranya Legacy in Harmony juga mendapat dukungan dari berbagai institusi dan mitra yang memiliki komitmen terhadap pengembangan seni, budaya dan kehidupan sosial masyarakat.

Topik Terkait