Foto : Ist

"Sebagian atlet mungkin telah berkompetisi di level tinggi, sementara yang lain sedang membangun momentum di komunitas, kota, atau daerah mereka masing-masing. Yang penting bagi kami bukanlah apakah seseorang sudah terkenal atau profesional sepenuhnya, melainkan pola pikir, ambisi, dan komitmen mereka untuk terus berkembang dalam olahraga yang mereka tekuni," katanya lagi.

Atlet yang lolos seleksi akan mendapatkan dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Paket dukungan ini mencakup workshop, mentoring, pelatihan media, bantuan finansial, serta eksposur konten melalui kanal resmi Kratingdaeng Red Bull.

Program ini juga menghadirkan Martin Pfeifenberger, seorang Performance Expert dengan lebih dari 20 tahun pengalaman mendampingi atlet elite dari lebih dari 100 disiplin olahraga. Kliennya mencakup pembalap Formula 1, juara Olimpiade, hingga tim elite sepak bola, triathlon, dan olahraga ketahanan.

Supasita Kraisri, Chief Global Marketing Officer TCP Group, menyampaikan bahwa program ini lahir dari keyakinan mendalam terhadap potensi kawasan.

"Di TCP Group, kami percaya bahwa Asia Tenggara memiliki generasi atlet, kreator, dan komunitas yang luar biasa yang sedang membentuk masa depan olahraga dan budaya," katanya.

"Kami ingin program ini menjadi lebih dari sekadar inisiatif bagi atlet. Kami ingin menjadikannya platform yang menginspirasi ambisi, perkembangan, dan keyakinan di seluruh kawasan," sambungnya lagi.

Di tingkat lokal, PT Aktif Energi Indonesia (AEI) selaku anak perusahaan TCP Group di Indonesia memegang peran sebagai operator program ini. Arif Ritonga, Head of Marketing AEI, menyebut program ini sebagai momentum penting bagi ekosistem olahraga Indonesia.

Topik Terkait