Foto : Ist

Sebagai bagian dari kampanye sosial dan bentuk kedekatan film dengan anak-anak Indonesia, Elma Theana juga menyampaikan bahwa tim film akan mengadakan rangkaian kegiatan nonton bersama dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di berbagai daerah.

"Semangat Anak-Anak Bambu tidak berhenti di layar lebar. Kami akan mengunjungi 11 kota di Indonesia untuk mengadakan kegiatan bersama anak-anak yatim. Kami ingin film ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi perhatian, kasih sayang, dan harapan kepada mereka yang membutuhkan," jelas Elma Theana.

Sutradara Dyan Sunu Prastowo menjelaskan bahwa film ini berupaya menghadirkan cerita yang hangat dan membumi melalui perspektif anak-anak, serta orang-orang yang tumbuh bersama mereka.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang sederhana namun membekas. Penonton akan melihat bagaimana sebuah tempat bisa menjadi sangat berarti ketika di dalamnya terdapat cinta, kenangan, dan orang-orang yang saling menjaga," kata Dyan Sunu Prastowo.

Selain menghadirkan kisah yang emosional, Anak-Anak Bambu turut menampilkan nilai-nilai kebersamaan yang dekat dengan budaya Indonesia melalui sosok Abah, para penghuni Rumah Anak-Anak Bambu, serta berbagai karakter yang mewakili dinamika kehidupan masyarakat sehari-hari.

Sejumlah mitra dan sponsor turut berkontribusi dalam perjalanan produksi hingga kampanye film ini, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), VIVIZUBEDI, SAH, Gentong Geulis, Artic Air Mineral, Petit, dan Penn. Dukungan tersebut menjadi bentuk sinergi antara industri kreatif dan dunia usaha dalam menghadirkan karya yang membawa pesan positif kepada masyarakat.

Maestro turut hadir sebagai Venue Partner yang mendukung berbagai rangkaian kegiatan promosi dan aktivasi film Anak-Anak Bambu.

Topik Terkait