Ia kemudian menceritakan momen ketika malam tiba dan ketiga anaknya telah tertidur. Dalam kondisi tersebut, Daehoon mengaku kerap diliputi perasaan kosong hingga mempertanyakan kembali makna hidupnya.
"Tengah malam setelah tidurin anak-anak semuanya terasa kayak gak ada artinya aku bahkan gak bisa cari makna hidup selain dari anak-anak," ungkapnya.
Curhatan tersebut menunjukkan sisi lain Daehoon yang selama ini tidak selalu terlihat melalui media sosial. Di balik aktivitasnya sebagai konten kreator, ia mengaku tetap menghadapi pergulatan emosional sebagai seorang ayah.
Tak Bisa Luapkan Emosi di Depan Anak
Daehoon juga mengungkapkan bahwa dirinya terkadang ingin menangis, berteriak, hingga meluapkan kemarahan. Namun, ia memilih menahan perasaan tersebut karena tidak ingin anak-anak melihat kondisi emosionalnya.
"Pengen nangis, pengen teriak, pengen marah tapi aku gak bisa ngelakuin apa-apa karena takut anak-anak lihat," tulisnya.
Ia kemudian mengingat kembali masa-masa sulit ketika proses perceraiannya dengan Jule masih berlangsung. Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah ketika harus menghadiri persidangan.