Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

IntipSeleb – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan cerita horor dengan latar budaya Nusantara. Kali ini, Suanggi: Ilmu Kutukan mencoba membawa kisah folklor dari Indonesia Timur ke layar lebar dengan pendekatan sinematik modern.

Film produksi Mutiara Films dan Subtube Studio tersebut terinspirasi dari kisah Suanggi yang dikenal dalam tradisi lisan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menariknya, sosok Suanggi memiliki gambaran yang berbeda-beda di setiap daerah. Ada masyarakat yang menggambarkannya sebagai sosok lelaki atau perempuan tua, ada pula yang mengaitkannya dengan mata merah, bola api, hingga bentuk-bentuk lain yang berkaitan dengan kekuatan gaib.

Melalui Suanggi: Ilmu Kutukan, kisah tersebut kemudian dikembangkan menjadi cerita fiksi yang memadukan horor, drama, serta nilai-nilai budaya lokal.

Angkat Cerita Horor dari Indonesia Timur

Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

Sutradara Dom Dharmo mengatakan, film ini dibuat karena Indonesia memiliki banyak cerita rakyat yang belum mendapatkan ruang cukup besar di industri kreatif.

"Indonesia memiliki kekayaan cerita rakyat yang luar biasa dan layak mendapat ruang lebih luas di industri kreatif. Kami menelusuri dalam tentang Suanggi dan mencoba memadukan bagaimana budaya Indonesia Timur ini punya nilai universal yang dapat dinikmati siapa saja se-Nusantara karena film ini juga bicara tentang keluarga, kepercayaan, ketakutan, dan perjuangan manusia," ujar Dom Dharmo di kawasan Epicentrum, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.

Film ini pun berusaha menawarkan warna berbeda di tengah banyaknya film horor Indonesia yang selama ini lebih sering mengambil inspirasi dari cerita rakyat dan mitos yang berkembang di Pulau Jawa.

Tak hanya mengandalkan unsur supranatural, tim produksi juga melakukan pendekatan melalui riset budaya, pengembangan karakter, sinematografi yang mengeksplorasi lanskap Indonesia Timur, serta tata suara untuk memperkuat atmosfer cerita.

Suanggi Tak Selalu Dipandang sebagai Ilmu Jahat

Produser Bona Pascal menjelaskan bahwa konsep Suanggi dalam film tidak sesederhana gambaran tentang ilmu jahat. Menurutnya, terdapat pemahaman budaya yang lebih kompleks di balik kisah tersebut.

“Memang kami ingin cari suasana lain dari perfilman Indonesia, tidak itu-itu saja, dari Indonesia Barat. Kami mewakili bukan cuma Papua, tetapi mewakili orang Indonesia Timur. Suanggi itu adalah kekuatan yang amat berbahaya jika berada di tangan yang salah," ujar Bona Pascal.

Ia menambahkan, dalam cerita yang menjadi inspirasi film, ilmu tersebut pada awalnya dapat digunakan untuk berbagai tujuan baik, termasuk membantu penyembuhan dan mencari nafkah.

Namun, kekuatan tersebut bisa berubah menjadi sesuatu yang berbahaya ketika digunakan secara berlebihan atau disalahgunakan.

Pandangan tersebut menjadi salah satu elemen yang membuat Suanggi: Ilmu Kutukan tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga membawa pembahasan mengenai bagaimana sebuah kekuatan dapat berubah ketika berada di tangan yang salah.

Carissa Perusset Belajar Budaya Baru

Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

Bagi Carissa Perusset, terlibat dalam film ini menjadi pengalaman yang cukup menantang. Ia memerankan karakter Gia, kekasih Beni yang berasal dari luar lingkungan masyarakat tempat cerita berlangsung.

Carissa mengaku mendapatkan banyak bantuan selama proses persiapan, terutama dari coach serta para pemain yang berasal dari Papua.

“Persiapan saya dibantu dengan adanya coach dan teman-teman cast dari Papua. Saya memerankan karakter Gia yang merupakan outsider, pacarnya si Beni. Sebenarnya saya dan karakter Gia tidak beda jauh, sama-sama introvert, tapi tetap saja saya banyak belajar di film ini dengan karakter yang baru,” kata Carissa Perusset.

Karakter Gia menjadi salah satu sudut pandang bagi penonton untuk memasuki lingkungan dan budaya yang menjadi latar utama cerita.

Iwa K Lakukan Observasi untuk Perankan Aroba

Sementara itu, Iwa K dipercaya memerankan Aroba, sosok Suanggi yang menjadi salah satu sumber teror dalam film.

Untuk membangun karakternya, Iwa K melakukan observasi sekaligus mempersiapkan kemampuan berdialog dengan nuansa Indonesia Timur.

“Persiapan memang jadi PR, bagaimana intonasi (dialek Indonesia Timur), segala macam. Untungnya ada coach Bobi, ada cast lain, Yewen, jadi sesama pemain support. Itu yang bikin seru proses pembuatan film ini. Saya punya cara sendiri untuk observasi karakter. Intinya menyenangkan eksplor dan riset hal baru. Suanggi ini energi luar biasa yang akhirnya kami tumpahkan ke media film ini,” ujar Iwa K.

Keterlibatan sejumlah pemain asal Indonesia Timur juga menjadi bagian penting dalam membantu menghadirkan karakter dan nuansa budaya yang lebih dekat dengan latar cerita.

Sinopsis Suanggi: Ilmu Kutukan

Foto : Ist

Suanggi: Ilmu Kutukan mengikuti kisah Beni (Pangeran Lantang), pria yang tengah terlilit utang hingga ratusan juta rupiah.

Dalam kondisi terdesak, Beni memutuskan kembali ke kampung halamannya di Pulau Kladum bersama kekasihnya, Gia (Carissa Perusset).

Kepada Gia, Beni mengaku pulang untuk menjenguk ibu angkatnya, Mama Lin (Dayu Wijanto), yang sedang mengalami sakit keras.

Namun, kepulangan tersebut ternyata menyimpan tujuan lain. Beni sebenarnya berniat mencari dan mengambil harta tersembunyi milik keluarganya demi melunasi utang.

Masalah mulai muncul ketika Beni kembali ke kampung halaman setelah 13 tahun meninggalkannya.

Ia dan orang-orang di sekitarnya mulai berhadapan dengan teror kekuatan gaib yang dikirim oleh Aroba (Iwa K), seorang Suanggi.

Aroba menggunakan serangan lalat sebagai salah satu cara untuk meneror dan menghabisi keluarga Mama Lin serta warga Pulau Kladum.

Di tengah teror tersebut, rahasia kelam yang selama ini disimpan Beni perlahan mulai terbongkar.

Kepulangan Beni pun berubah menjadi perjalanan penuh ketakutan yang memaksanya berhadapan dengan masa lalu, keluarganya, serta kekuatan gaib yang mengancam keselamatan banyak orang.

Film ini diperankan oleh Carissa Perusset, Pangeran Lantang, Iwa K, John Yewen, Dayu Wijanto, Endhita, Stany Imbiry, Euginia Y., Atina Akinoref, Keanu Azka, Ian Williams, Obi Mesakh, Alm. Pace Cello, Douglas Krump, Arnold Kobagau, Hendra Louis “Botak Bicara”.

Mengusung genre drama dan horor, film ini diharapkan menjadi salah satu tontonan yang memberikan perspektif berbeda mengenai kekayaan cerita rakyat Indonesia.

Suanggi: Ilmu Kutukan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 10 September 2026.

Topik Terkait