Foto : AI/ ilustrasi bandara

Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu yang mengalami dampak paling besar dengan 301 penerbangan terdampak. Jumlah tersebut mencakup pembatalan penerbangan, keterlambatan, hingga pengalihan pendaratan ke bandara lain.

Sementara itu, 12 penerbangan di Bandara Radin Inten II Lampung terdampak dan seluruhnya merupakan pembatalan penerbangan.

Di Bandara Halim Perdanakusuma, tercatat 23 penerbangan terdampak, yang juga seluruhnya mengalami pembatalan.

Adapun di sejumlah bandara lainnya, terdapat 277 penerbangan terdampak akibat kondisi tersebut. Gangguan mencakup pembatalan, keterlambatan, serta pengalihan pendaratan pesawat ke bandara lain.

Dengan demikian, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau memberikan dampak cukup signifikan terhadap lalu lintas penerbangan, khususnya di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik.

Pihak terkait masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan pergerakan abu vulkanik untuk menentukan langkah selanjutnya terkait operasional penerbangan.

Topik Terkait