Foto : IntipSeleb/Wahyu Firmansyah

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak menunda menunjukkan kasih sayang kepada ibu selama masih memiliki kesempatan.

“Kalau masih punya ibu, peluk ibunya, telepon ibunya, bilang sayang. Jangan sampai nanti kita cuma bisa bilang rindu,” lanjutnya.

Senada dengan Ivan Gunawan, Marsha Timothy berharap film ini tidak hanya menghadirkan kesedihan, tetapi juga meninggalkan pesan yang bermakna bagi penonton setelah menyaksikannya.

“Saya berharap, penonton pulang dengan membawa sesuatu. Mungkin ada yang kemudian ingin menelepon ibunya, memeluk ibunya, atau sekadar bilang ‘Ibu, aku sayang’. Karena menurut saya, itu yang paling penting dari film ini,” ungkap Marsha Timothy.

Di sisi lain, sutradara Herwin Novianto mengaku tidak menyangka respons penonton dalam gala premiere terasa begitu kuat. Ia menjelaskan bahwa film ini tidak semata-mata dibuat untuk menguras air mata, melainkan mengajak penonton mengingat kembali arti keluarga.

“Kami tidak ingin sekadar membuat orang menangis. Kami ingin membuat orang mengingat. Mengingat ibu, mengingat keluarga, mengingat momen-momen kecil yang mungkin selama ini kita anggap biasa,” kata Herwin Novianto.

“Karena justru hal-hal kecil itulah yang sering kali menjadi sangat berarti ketika kita sudah tidak bisa mengulanginya,” sambungnya.

Topik Terkait