Foto : Kolase foto

Film garapan sutradara Fajar Nugros ini mempertemukan Andovi dengan sejumlah nama komedian ternama, di antaranya Soleh Solihun, Claresta Taufan, Benidictus Siregar, David Nurbianto, Akim Agil, dan Mieke Shahir.

Dalam cerita, Andovi berperan sebagai calon Gubernur bernama Jonas Prakoso yang berpasangan dengan Sambodo (diperankan Soleh Solihun). Duet ini bersaing dengan pasangan calon lain, yakni Wawan (David Nurbianto) dan Yuyun (Mieke Shahir), dalam kontestasi politik yang penuh kejutan sekaligus sindiran tajam terhadap dunia perpolitikan Indonesia.

Meski dikemas dengan komedi yang mengundang tawa, film ini tetap menyisipkan kritik sosial yang relevan dengan situasi terkini.

"Jikalau semua pejabat-pejabat tidak bisa bohong, yang kebongkar pertama adalah semua masalah korupsi di negara ini. Tapi tidak seperti saya, saya Jonas Prakoso tidak korupsi ya," kata Andovi.

Soleh Solihun turut angkat bicara soal kekhawatiran sejumlah pihak bahwa lelucon dalam film ini bisa menyinggung sosok tertentu. Menurutnya, karakter yang ia perankan justru merupakan representasi umum dari banyak pejabat, bukan sindiran untuk satu figur spesifik.

"Yang Sambodo tampilkan itu adalah intisari dari semua pejabat-pejabat yang ada yang mungkin pernah Anda lihat. Jadi mungkin kalau Anda melihat, 'Kok ini mirip ini? Eh tapi ini mirip ini juga'. Rata. Semua kami ambil, kami serap, kami serap yang menariknya," ucap Soleh Solihun.

Dengan formula komedi satire yang kental serta jajaran pemain yang sudah dikenal lewat karya-karya kritis sebelumnya, film Bapak Paling Jujur diprediksi bakal menjadi tontonan menarik bagi penikmat komedi sosial saat tayang perdana di bioskop tanah air pada 15 Oktober mendatang.

Topik Terkait