“Gue cuma coba nangkep cerita teman-teman aja. Misalnya, bos yang kalau kasih target gila-gilaan, tapi giliran diminta naik gaji malah ogah-ogahan. Atau teman kerja yang santai banget pas WFH, sementara kerjaan dan project-nya malah numpuk ke kita,” ujar Vito.
Kesederhanaan menjadi salah satu pendekatan utama Vito ketika menulis lagu tersebut. Ia ingin cerita yang disampaikan dapat langsung dipahami pendengar tanpa membutuhkan banyak penafsiran.
Hampir seluruh lirik ‘Ngantuk’ pun berangkat dari pengalaman pribadi maupun berbagai kejadian yang ditemui Vito di lingkungan sekitarnya.
“Gue sekarang umur 30 tahun. Mau bikin lagu cinta-cintaan udah bingung. Bikin lagu galau juga kayaknya sekarang gue lebih sedih kalau putus kontrak kerja daripada putus cinta,” kata Vito sambil tertawa.
Terinspirasi Ska Punk Era 2000-an
Dari sisi musik, ‘Ngantuk’ membawa pengaruh kuat dari band-band ska punk dan punk yang populer pada awal 2000-an.
Vito mengembangkan aransemen awal lagu dengan mengambil inspirasi dari sejumlah band seperti Jun Fun Gung Foo, Less Than Jake, hingga Reel Big Fish.