IntipSeleb – Sosok pria berinisial Y yang terlibat dalam rekaman video call dengan Ruben Onsu akhirnya buka suara. Ia membeberkan kronologi awal perkenalannya dengan presenter tersebut sekaligus menanggapi berbagai tudingan yang beredar di media sosial.
Di tengah polemik yang semakin memanas antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, rekaman video call tersebut menjadi sorotan publik. Berbagai spekulasi bermunculan, termasuk dugaan bahwa video itu telah diedit atau sengaja disebarkan untuk menjatuhkan pihak tertentu.
Namun, pria Y dengan tegas membantah anggapan bahwa dirinya menerima bayaran untuk terlibat dalam persoalan tersebut.
Pria Y Bantah Dibayar untuk Menjatuhkan Ruben Onsu
Melalui pernyataan yang beredar di media sosial, Artos, rekan pria Y, menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerima uang maupun suap dari pihak mana pun untuk menjatuhkan Ruben Onsu.
“Kita difitnah bahwa kita dibayar, disuap untuk menjatuhkan pihak RO. Sumpah demi Tuhan saya bilang, saya berani jamin, saya berani pasang badan, kita tidak pernah disuap, kita tidak pernah dibayar,” kata Artos, dikutip dari akun Threads @drama_haluu, Selasa (13/10/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah beredar berbagai dugaan mengenai pihak-pihak yang berada di balik viralnya rekaman video call Ruben Onsu.
Tak hanya membantah tudingan menerima bayaran, pria Y juga memberikan penegasan mengenai keaslian rekaman yang ramai diperbincangkan tersebut.
Ia memastikan bahwa video itu bukan hasil rekayasa seperti yang dituduhkan sejumlah warganet.
“Aku bisa menjamin 100 persen rekaman itu asli,” ujar Y.
Meski demikian, pernyataan tersebut merupakan klaim dari pihak Y. Keaslian rekaman dan konteks lengkap percakapan tetap perlu dinilai berdasarkan bukti yang dapat diverifikasi.
Kronologi Awal Perkenalan Pria Y dengan Ruben Onsu
Dalam keterangannya, pria Y turut menceritakan bagaimana dirinya pertama kali berkenalan dengan Ruben Onsu.
Ia mengaku pertemuan tersebut terjadi ketika dirinya menghadiri acara ulang tahun sahabat Ruben. Saat itu, Y datang bersama rekannya yang bekerja sebagai pembawa acara atau MC.
Di sela-sela acara, Y mengaku sempat duduk bersama Ruben dan terlibat percakapan hingga akhirnya saling mengenal.
“Di acara ulang tahun sahabatnya RO. Jadi saya dan partner saya lagi MC, lalu saya duduk di sana. Lalu RO ngajak duduk bareng. Ngobrol-ngobrol, kenalan,” jelasnya.
Y kemudian menceritakan bahwa awal mula komunikasi lebih lanjut terjadi ketika dirinya sedang merekam rekannya yang tengah menjalankan tugas sebagai MC.
Pada saat itu, asisten Ruben menghampirinya dan meminta nomor teleponnya.
“Aku bilang, ‘buat apa kak?’ Dia bilang buat kerjaan, akhirnya aku kasih,” sambungnya.
Tak berselang lama, asisten tersebut menghubungi Y dan memintanya untuk berkenalan dengan Ruben Onsu. Dari situlah komunikasi di antara mereka mulai terjalin.