IntipSeleb – Shyalimar Malik membawa kabar bahagia dari putranya, Ibrahim Malik, yang berhasil menorehkan prestasi di bidang olahraga basket. Meski sudah jarang terlihat di panggung hiburan, perempuan yang akrab disapa Cima itu kini tengah bangga melihat perkembangan sang anak.
Ibrahim Malik sukses meraih gelar Most Valuable Player (MVP) dalam sebuah turnamen basket antarklub. Prestasi tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Shyalimar, terlebih di tengah kondisi kehidupannya yang sedang tidak mudah.
Melalui akun Instagram pribadinya, Shyalimar membagikan foto Ibrahim yang berhasil meraih penghargaan tersebut. Ia juga menyematkan emoji menangis sebagai ungkapan haru saat melihat putranya mampu menunjukkan kemampuan dan prestasi di bidang olahraga.
Ketika dihubungi awak media, Shyalimar mengungkapkan alasan di balik tangis harunya. Ia mengaku tersentuh karena Ibrahim terus menunjukkan pencapaian, sementara dirinya merasa belum menjadi sosok ibu yang baik bagi sang anak.
"Kenapa aku nangis, aku tersentuh disaat aku merasa belum benar jadi ibu, anakku semakin berprestasi," kata Shyalimar Malik.
Shyalimar Malik Bangga dengan Prestasi Ibrahim Malik
Bagi Shyalimar, pencapaian Ibrahim bukan sekadar kemenangan dalam sebuah turnamen basket. Prestasi tersebut juga menjadi penyemangat di tengah masa sulit yang sedang dihadapinya.
Pemain film Gunung Kawi itu mengaku bangga sekaligus sedih melihat putranya mampu terus berkembang. Di satu sisi, ia bahagia karena Ibrahim menunjukkan potensi yang membanggakan. Namun, di sisi lain, ia juga merasa terharu ketika melihat sang anak tetap bersemangat meraih prestasi.
"Jujur aku bangga bangeet pastinya, sedih jugaa karena di kondisi ku yg sekarang lagi down dia nunjukin prestasi nya dan benar-benar senang banget," ucap Shyalimar Malik.
Perasaan tersebut membuat Shyalimar semakin banyak melakukan introspeksi diri. Ia berharap dapat terus memperbaiki diri dan menjadi sosok ibu yang lebih baik bagi Ibrahim.
Pesan Shyalimar Malik untuk Putranya
Di balik prestasi Ibrahim, Shyalimar mengungkapkan bahwa dirinya selalu menanamkan pesan moral kepada sang anak. Ia ingin Ibrahim tumbuh menjadi laki-laki yang saleh, memiliki semangat untuk maju, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.
Menurut Shyalimar, menjadi pribadi yang terus belajar dan berprestasi merupakan hal penting yang harus dipegang Ibrahim dalam mengejar cita-citanya.
"Terus aku selalu bilang sama dia, harus jadi lelaki sholeh pastinya dan harus bisa jadi anak laki-laki yang terus berprestasi dan maju terus tanpa ada kata menyerah. Hasilnya dia buktiin sekarang," jelasnya.
Pesan tersebut kini terasa semakin berarti bagi Shyalimar ketika melihat Ibrahim mulai menunjukkan hasil dari usaha dan kemampuannya. Prestasi sebagai MVP turnamen basket antarklub menjadi salah satu pencapaian yang membuatnya semakin yakin untuk mendukung perkembangan sang anak.
Ibrahim Malik Bercita-Cita Menjadi Pemain NBA
Tak hanya bangga dengan pencapaian Ibrahim saat ini, Shyalimar juga memiliki harapan besar terhadap masa depan putranya. Ia mengungkapkan bahwa Ibrahim memiliki cita-cita untuk bermain basket di luar negeri dan menjadi pemain NBA.
NBA merupakan liga basket profesional Amerika Serikat yang menjadi salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia. Untuk mewujudkan impian tersebut, Ibrahim tentu membutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, serta dukungan dari orang-orang terdekatnya.
Shyalimar pun memastikan dirinya akan mendukung langkah sang anak dalam mengejar cita-cita, baik melalui pendidikan maupun perkembangan kariernya di dunia olahraga.
"Ya insha allah dia akan aku jadikan pemain baskeet, karena cita-cita dia mau main diluar negri biar jadi pemain NBA, aku akan dukung," ujar Shyalimar Malik.