Foto : IntipSeleb

"Jujur ini pengalaman yang luar biasa. Ini pertama kalinya aku jadi arwah. Dan fun fact selama syuting aku pakai contact lens putih jadi aku hampir lupa karena gak kelihatan semua. Pas nonton aku baru tahu, oh buat ini," ujar Kawai Labiba.

Sementara itu, Kinaryosih mengaku sempat merasa gugup ketika pertama kali mendapatkan tawaran untuk memerankan Mak Eli. Tantangan terbesar baginya adalah mendalami karakter, terutama dari segi logat dan cara berbicara yang berbeda dengan kesehariannya.

Menurut Kinaryosih, proses reading menjadi salah satu tahapan penting untuk memahami karakter Mak Eli. Ia juga berusaha mendengarkan dan mempelajari pengalaman hidup sosok asli di balik cerita tersebut agar bisa membawakan karakter dengan lebih mendalam.

"Ditawarin jadi Mak Eli deg-degan sekali. Pas reading kita ketemu (Mak Eli), tapi terus terang berat sekali dari logatnya karena aku sehari-hari begini (lembut)," tutur Kinaryosih.

Ia menambahkan bahwa kisah Mak Eli merupakan pengalaman tragis yang membuatnya harus lebih banyak mendengarkan dan memahami perjalanan hidup sang tokoh.

Menariknya, sosok Mak Eli asli juga turut menyampaikan perasaannya setelah menyaksikan penggambaran kisah tersebut dalam film. Ia mengaku senang sekaligus bangga karena mendiang anaknya mendapatkan banyak doa dari orang-orang yang mengikuti kisahnya.

Mak Eli juga merasa bahwa konflik keluarga yang diangkat dalam film masih sangat dekat dengan kenyataan yang dialaminya. Ia bahkan menyampaikan penyesalan mendalam sekaligus ungkapan permintaan maaf kepada sang anak.

Topik Terkait