Foto : Instagram/williesalimofficial3

IntipSeleb – Kreator konten Willie Salim akhirnya buka suara terkait kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Kamis (29/10/2026). Kehadirannya dalam kegiatan tersebut sempat menjadi sorotan dan menuai beragam respons dari masyarakat.

Melalui unggahan Instagram Story, Willie menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa kecewa. Ia mengakui kurang teliti dalam memahami konteks kegiatan sebelum memutuskan untuk menghadiri acara tersebut.

Dalam klarifikasinya, Willie menjelaskan bahwa dirinya datang karena menerima undangan. Ia juga menegaskan tidak memiliki keterlibatan dalam proses penyelenggaraan, termasuk mengatur jalannya acara maupun menentukan peserta yang hadir.

Tak hanya itu, Willie membantah menerima bayaran atau imbalan dalam bentuk apa pun atas kehadirannya di acara tersebut.

"Saya hadir karena mendapatkan undangan. Saya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun," tulis Willie, dikutip Sabtu (31/10/2026).

Willie Salim Akui Kurang Teliti Sebelum Hadiri Acara

Willie mengungkapkan bahwa keputusan untuk menghadiri deklarasi tersebut awalnya dilandasi keinginan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat.

Namun, setelah kehadirannya menjadi perbincangan publik, ia menyadari bahwa niat baik saja tidak cukup. Sebagai figur publik, Willie merasa seharusnya dapat memahami secara menyeluruh latar belakang dan konteks sebuah kegiatan sebelum memutuskan untuk terlibat.

Ia pun tidak ingin menghindari tanggung jawab atas keputusan pribadinya, meskipun mengaku tidak terlibat dalam penyelenggaraan acara.

"Namun, saya menyadari bahwa saya seharusnya lebih teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang saya hadiri. Terlepas dari apa pun niat saya, keputusan untuk hadir tetap menjadi tanggung jawab saya pribadi," lanjutnya.

Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat

Lebih lanjut, Willie menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat yang merasa kecewa dengan kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda tersebut.

Ia mengakui bahwa kurangnya ketelitian dalam mempertimbangkan undangan yang diterima telah menimbulkan kekecewaan bagi sebagian pihak.

"Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya," tulisnya.

Willie juga menjadikan polemik tersebut sebagai bahan evaluasi untuk ke depannya. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam mempertimbangkan setiap undangan kegiatan, terutama yang berpotensi menjadi perhatian publik.

Baginya, pengalaman ini menjadi pengingat bahwa setiap keputusan yang diambil oleh seorang figur publik memiliki konsekuensi dan tanggung jawab tersendiri.

"Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijak, dan bertanggung jawab ke depannya," tutup Willie.

Topik Terkait