Foto : Instagram/@desta80s

IntipSeleb – Desta membongkar rasanya terlahir dari orang tua beda agama. Bukan hanya orang tua beda agama, Desta juga memiliki saudara yang berbeda keyakinan.

Di tengah perbedaan agama itu, Desta mengalami gejolak luar biasa yang menyinggung surga. Apakah itu? Yuk scroll!

Orang Tua Beda Agama

Foto : instagram/desta80s

Desta blak-blakan mengaku tumbuh dari orang tua yang beda agama. Bahkan, adiknya juga berbeda agama dengannya. Ia pun menyatakan keluarganya sangat pluralisme.

"Nyokap gue Kristen, bokap gue Islam. Adik gue Kristen, kakak gue dulu Kristen sekarang dia Islam," ungkap Desta di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayang pada Rabu, 1 September 2021.

"Jadi intinya keluarga lu Pancasila banget?" kata Deddy Corbuzier.
"Pluralisme," sahut Desta.

Meski beda agama, ibunda Desta tetap ikut merayakan Hari Raya Idul Fitri. Sang ibunda mempersiapkan masakan spesial bagi ayahnya dan anak-anaknya yang Muslim.

"Lebaran, nyokap gue masakin bokap gue sama anak-anaknya yang Muslim ketupat, opor, segala macam. Pas natal adik gue pasang pohon natal. Buat gue indah, berbeda itu kan indah," cerita Desta.

Tanya Profesor Soal Surga

Foto : Instagram/desta80s

Tetapi, Desta menjadi resah karena mendengar seorang pemuka agama yang menyatakan pemeluk agama lain selain Islam tidak akan masuk surga. Ia khawatir karena ibunya merupakan penganut agama Kristen.

Desta merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk tidak menelan mentah-mentah hal tersebut. Ia pun bertanya kepada seorang profesor mengenai pandangan orang selain Muslim tidak akan masuk surga. Tak disangka, sang profesor memberikan pesan bijak.

"Profesornya dengan bijak menjawab, 'oh jangan seperti itu kamu enggak boleh punya pikiran seperti itu, antar ibu kamu ke gereja, kamu sebagai anak harus berbakti sama orang tua kamu, itu tugas kamu sebagai anak ke ibu kamu, urusan surga dan neraka bukan urusan kita, itu urusan Allah'," papar Desta.

Mendapatkan jawaban tersebut, kekhawatiran Desta terhadap ibunya mulai menghilang. Ia juga merasa penjelasan tersebut lebih damai dan mudah diterima.

“Kalau penjelasannya adem dan mendamaikan, orang akan lebih tersentuh dan mau untuk damai. Tapi kalau disampaikan dengan keras, menjelek-jelekan orang, dosa-dosa-dosa jadinya kan orang keras juga," tutur Desta.

Apalagi Desta merasa sang ibunda sering mengingatkannya untuk melaksanakan salat. Prinsip tersebut yang akan Desta pegang dan lakukan sampai kapanpun. "Nyokap gue nyuruh gue salat, nyokap gue suruh bokap gue salat, bokap gue antar nyokap gue ke gereja. Itu contoh yang akan gue turunkan ke anak-anak gue dan gue pegang terus sampai kapanpun," ucap Desta. (jra)

Topik Terkait