Foto : Instagram/ @saipul_jamil_fc

IntipSeleb – Kontroversi Ivan Gunawan dan Saipul Jamil membuat candaan dari kasus pencabulan membuat netizen ramai-ramai menghujat mereka. Igun sendiri sudah meminta maaf, sedangkan Saipul mengaku tidak melakukan pelecehan tetapi penghisapan.

Atas eksisnya Saipul Jamil di dunia hiburan, muncul pertanyaan adakah cancel culture untuk selebritis pelaku kekerasan atau pelecehan berlaku di Indonesia? Simak artikelnya di bawah ini!

Klarifikasi Saipul Jamil Soal Bercandain Kasus Pencabulan

Videonya dengan Ivan Gunawan yang bercandain kasus pencabulan membuat Saipul Jamil banjir kritik pedas. Hingga akhirnya, mantan suami Dewi Perssik ini speak up.

Dalam klarifikasinya, Saipul Jamil menegaskan kasus pencabulan yang sempat menjeratnya, tidak sampai ke tahap sodomi. Saipul mengaku hanya ‘menghisap’ saja.

“Saya klarifikasi kenapa saya bilang penghisapan karena saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak melakukan mohon maaf pencabulan yang sodomi atau apa. Saya cuman bilang 'heh saya itu cuman menghisap loh' begitu doang," kata Saipul Jamil dalam sebuah kesempatan.

Apakah Cancel Culture Berlaku di Indonesia?

Foto : Youtube.com/ALVIN in LOVE

Bila diingat, Saipul Jamil bebas dari penjara pada 2 September 2021 setelah menjalani masa hukuman atas kasus asusila dan kasus suap. Saat bebas, sang pedangdut disambut meriah oleh keluarga dan teman dekat. Bahkan, Saipul diberikan banyak buket bunga, kalung bunga penyambutan, sampai diarak menggunakan mobil Porsche.

Padahal, bukankah selebritis yang jadi pelaku kekerasan atau pelecehan seharusnya kena cancel culture?

Tapi, berkaca pada Hollywood, cancel culture tidak sepenuhnya terjadi. Misalnya saja, penyanyi Ryan Adams yang mendapatkan tepuk tangan selama lima menit di pertunjukannya di Carnegie Hall pada Mei 2022. Padahal, artikel New York Times tahun 2019 membongkar dugaan pelecehan seksualnya kepada tujuh wanita.

Sama halnya dengan Johnny Depp, yang sempat menghadapi gugatan atas dugaan kekerasan seksual dan KDRT kepada mantan istrinya, Amber Heard. Justru, ayah Lily Rose-Depp itu mendapatkan banyak dukungan dari fans. Kemenangannya atas Amber pada tahun 2022 yang diputuskan hakim sebagai klaim yang salah dan merupakan pencemaran nama baik, membuat Johnny mendapatkan banyak fans baru.

Selain Saipul Jamil, di Indonesia banyak beberapa nama yang dituduh melakukan pelecehan. Seperti Andika Mahesa dilaporkan membawa kabur kepada gadis di bawah umur yang membuatnya dipenjara selama setahun pada 2012, Indra Bekti terseret dugaan pelecehan sesama jenis tahun 2016, Ian Kasela dilaporkan tahun 2016 atas dugaan pelecehan kepada penyanyi dangdut Rizka, sampai Gofar Hilman dituduh lakukan pelecehan seksual oleh seorang wanita di akun X pada tahun 2021.

Walau demikian, tuduhan-tuduhan itu ada yang sudah dibantah, tapi ada pula yang terbengkalai.

Tapi faktanya, artis-artis yang terseret kasus kekerasan atau pelecehan masih bisa eksis di dunia hiburan Indonesia. Bahkan, banyak netizen yang seperti sudah memaafkan atau melupakan kasusnya. Walaupun, tak sedikit pula pihak yang menuntut adanya cancel culture kepada artis pelaku kekerasan dan pelecehan.

Topik Terkait