X

Keinginannya itu harus terhenti karena faktor finansial keluarga Tsuneo. Padahal, dia sudah merencanakan hal tersebut dari usianya masih kecil. Tsuneo akhirnya bekerja keras untuk mencapai mimpinya. Dia bahkan mencari pekerjaan sampingan untuk tambahan finansial dan usaha menggapai keinginannya. 

Di pertengahan mengejar mimpi, Tsuneo bertemu dengan Josee yang merupakan seorang perempuan dengan keterbatasan fisik. Josee yang berjalan menggunakan kursi rodanya menjadi bahan ejekan orang lain yang saat itu mendorong Josee ke jalanan menurun. Kursi roda Josee kemudian hilang kendali saat tengah melewati jalanan yang menurun. Dia pun sekuat tenaga menahan kursi rodanya tersebut namun gagal. 

Beruntung, Tsuneo yang melihat kejadian itu sigap dan menangkap kursi roda Josee. Dari situlah perkenalan keduanya dimulai. 

Hubungan keduanya pun semakin dekat, bahkan mereka sering menghabiskan waktu bersama. Mendengar Tsuneo yang sedang mencari uang tambahan, nenek Josee kemudian menawarkan pekerjaan untuknya. Dia memberinya pekerjaan untuk menjaga Josee yang harus dibantu oleh orang lain. 

Menghabiskan waktu bersama tanpa diduga tumbuh benih-benih asmara di antara Josee dan Tsuneo. Mereka kerap curhat satu sama lain tentang impian masing-masing. Diketahui ternyata Josee juga memiliki mimpi ingin menjadi pelukis. Namun, dia harus menahan mimpinya itu karena kondisi fisiknya yang tidak mendukung. 

Berita Terkait :

Saksikan Juga