img_title
Foto : Pinterest/Harper's BAZAAR

IntipSeleb BaratPiers Morgan memberikan kritik keras kepada Pangeran Harry dan Meghan Markle. Bukan tanpa sebab, Harey dan Meghan setuju menerima penghargaan yang menghina monarki.

Di sisi lain, Meghan Markle dikatakan merasa dibutuhkan Kerajaan Inggris. Mengapa demikian? Yuk intip artikelnya!

Kecam Meghan Markle dan Pangeran Harry

Pinterest/The Mirror
Foto : Pinterest/The Mirror

Piers Morgan mengecam Pangeran Harry dan Meghan Markle. Kecaman itu dikarenakan Harry dan Meghan setuju untuk menerima penghargaan Hak Asasi Manusia.

Duke dan Duchess of Sussex akan menerima penghargaan Hak Asasi Manusia Robert F. Kennedy (RFK) karena berbicara menentang 'rasisme struktural dalam institusi' monarki Inggris.

Selama episode Fox & Friends pada 22 November 2022, Piers Morgan menyebut Meghan Markle dan Pangeran Harry keterlaluan dan benar-benar menjijikkan karena mau menerima penghargaan atas 'penghinaan' kepada monarki Inggris.

"Gagasan bahwa dua penipu kecil ini, yang berhenti dari tugas kerajaan, keluar dari Inggris. Mengeksploitasi dan merampas gelar kerajaan untuk ratusan juta dolar," ungkapnya, dilansir IntipSeleb pada dari News.com.au.

"Dan saya pikir mereka harus memikirkan ini (penghargaan RFK). Karena saya pikir itu melambangkan dua orang keluar dari kerajaan Inggris untuk menghancurkan keluarga mereka di televisi nasional," tandasnya.

Meghan Markle Merasa Dibutuhkan Kerajaan Inggris

Instagram/variety
Foto : Instagram/variety

Di sisi lain, Pangeran Harry dan Meghan memulai tur 16 hari di Australia, Selandia Baru, Tonga, dan Fiji pada tahun 2018. Sepanjang kunjungan mereka, pengantin baru mengunjungi beberapa landmark termasuk Pantai Bondi, Sydney Opera House dan menghadiri Invictus Games. Tur mereka meniru tur The Prince and Princess of Wales pada tahun 1983.

Namun, tampaknya ada banyak kebingungan yang terjadi ketika Meghan Markle diduga berjuang untuk memahami tujuan dari berbagai kunjungan. Mantan pegawai istana memberi tahu penulis Tina Brown, Meghan menganggap banyak kunjungan itu kuno.

Sementara itu, buku The Palace Papers: Inside The House Of Windsor - The Truth And The Turmoil mengklaim Meghan Markle tidak mengerti mengapa tidak ada yang memuji kinerjanya. Tina Brown menulis bahwa Meghan menarik kesimpulan yakni, "Monarki kemungkinan lebih membutuhkannya daripada dia membutuhkan mereka."

Tina Brown menambahkan, Meghan Markle mungkin merasa statusnya sebagai wanita terkemuka membuat perannya penting. Alhasil, perannya dibutuhkan oleh kerajaan Inggris.(prl).

Topik Terkait