"Selain mengangkat budaya kain ETHNIC tiap negara, juga mengangkat culture budaya seperti, tarian dan nyanyian," katanya.
Jefri menilai ajang ini menjadi ruang promosi budaya yang efektif. Masyarakat dapat mengenal lebih dekat tradisi dan kekayaan budaya dari negara negara peserta.
"Bagus sekali wadah ini untuk promo tiap negara, karena kita bisa lebih mengenal secara dekat kain dan budaya tiap negara yang ditampilkan peserta di acara ini," ungkapnya.
Sama seperti awal karier Jefri di industri hiburan, para pemenang Asian Ethnic Got Talent turut mendapat pintu masuk ke jenjang profesional. Gelar juara membuka peluang pengembangan karier di industri hiburan bagi para pemenang. Untuk kategori vokal, Inter Model Management Jakarta menyiapkan hadiah berupa rekaman lagu bagi peserta dari Malaysia dan Indonesia. Kategori model mendapatkan kesempatan tampil sebagai foto sampul dan halaman fashion.
Para finalis dan pemenang kategori model maupun vokal akan tampil dalam podcast Ratas TV. Sekitar 25 peserta juga akan mengikuti proses casting sinetron di rumah produksi MKF setelah kompetisi berakhir.
Jefri berharap penyelenggaraan Asian Ethnic Got Talent berikutnya dapat melibatkan lebih banyak negara. Ia ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi talenta muda Asia Tenggara sebagai kelanjutan dari 25 tahun perjalanannya di Inter Model Management Jakarta.
"Harapannya semoga di tahun depan bisa lebih banyak lagi peserta dari negara tetangga yg bisa terlibat ikut," tuturnya.