img_title
Foto : Gmaps/Annisa Jembar Sari

IntipSelebGoa Gajah merupakan salah satu situs cagar budaya sekaligus tempat wisata di Gianyar, Bali. Goa Gajah menjadi salah satu tempat wisata di Bali yang unik dan berbeda, sebab Goa Gajah merupakan salah satu warisan bersejarah yang ada di Bali. Selain tempat wisata, Goa Gajah juga merupakan tempat beribadah.

Ada banyak hal menarik yang bisa kita ketahui dari situs bersejarah ini. Mulai dari sejarah hingga hal unik yang mungkin tidak akan bisa ditemui di tempat lain. Penasaran ada apa saja? Dilansir dari berbagai sumber, yuk intip hal menarik dari Goa Gajah berikut ini.

Goa Gajah

gmaps/Ardika Dodoka
Foto : gmaps/Ardika Dodoka

Secara garis besar, Goa Gajah juga dikenal sebagai Pura Goa Gajah oleh masyarakat sekitar. Di bagian halaman Pura Goa Gajah ada beberapa pelinggih serta bangunan penunjang yang berguna untuk upacara keagamaan seperti Pharyangan, Limas Sari, Gunung Lebah hingga Ratu Brayut.

Goa Gajah berada di tebing kiri Sungai Petanu yang dimana memiliki ketinggian kurang lebih kisaran 100 hingga 400 meter di atas permukaan laut. Banyak yang menyebut bahwa tempat ini dinamakan Goa gajah karena berasal dari kata Lwa Gajah yang berarti sungai gajah yang kemudian diartikan sebagai tempat pertapaan yang berada di sungai.

Namun banyak juga yang percaya bahwa nama tersebut diambil karena di bagian pintu masuk goa, terdapat ukiran yang berbentuk menyerupai gajah. Namun disebut juga bahwa bentuk kepala di pintu masuk goa merupakan bentuk kepala dari Batara kala yang merupakan lambang dari penjaga goa.

Pemandangan sekitar Goa Gajah juga indah dan juga terasa berbeda dari tempat wisata bersejarah lainnya. Mungkin karena bangunan yang ada merupakan bangunan bersejarah serta tempat masih digunakannya tempat tersebut sebagai tempat beribadah, jadi terasa lebih spiritual dan bernuansa magis. Tentunya tak ada salahnya untuk berkunjung dan melihat bagaimana luar biasa keindahan yang disuguhkan apabila anda sedang berada di Bali.

Sejarah Goa Gajah

gmaps/KZMS yon
Foto : gmaps/KZMS yon

Setelah mengetahui beberapa hal singkat di atas, tak ada salahnya untuk mengetahui sejarah dari Goa Gajah. Disebutkan bahwa penemuan Goa gajah pertama kali adalah di tahun 1923 berdasarkan laporan dari salah satu pejabat Hindia Belanda, LC. Heyting. Ia menemukan sebuah arca Ganesha, Trilingga dan juga Hartini.

Berdasarkan penemuan tersebut, kemudian ditindak lanjuti oleh DR. WF. Stutterheim yang kemudian melakukan penelitian lebih lanjut di tahun 1925. Sementara itu, di tahun 1950 barulah Dinas Purbakala RI mulai melakukan penelitian yang dipimpin oleg J.L Krijgman. Di tahun 1954, dilakukan penggalian hingga tahun 1979 dan berakhir ditemukannya tempat petirtaan kuno yang memiliki 6 buah patung wanita. Patung tersebut memiliki pancuran air di bagian dadanya dan dipercaya oleh masyarakat sekitar dapat menyucikan aura bagi para pengunjung yang datang.

Daya tarik Goa Gajah

gmaps/Padua Wolfango
Foto : gmaps/Padua Wolfango

Ada beberapa hal menarik yang mungkin akan lebih meyakinkan anda untuk datang ke Goa Gajah. Tentunya tak hanya menawarkan pemandangan alam yang asri nan sejuk saja, berikut ini adalah ulasannya:

1. Goa buatan

Daya tarik pertama yang ada di Goa Gajah adalah terdapat goa buatan yang cukup bersejarah di Bali. Jika biasanya tempat ibadah umat Budha atau Hindu berada di kawawan terbuka dengan pura dan juga kuil yang menjulang, di Goa Gajah tempat beribadahnya justru menjorok ke dalam.

Meskipun sebuah goa, namun jika anda masuk ke dalam anda tidak akan merasa sesak. Selain itu, disebutkan pula ada sebuah tempat bersemedi di area di dalam goa.

2. Simbol kerukunan

Kemudian hal menarik lainnya adalah Goa Gajah disebut sebagai sebuah simbol kerukunan bagi antar agama, terkhusus agama Hindu dan Buddha. Pada dasarnya, kompleks Goa Gajah terdiri dari bagian Utara dan Selatan. Di bagian Utara anda akan disuguhi dengan area yang terdapat arca Ganesha serta Goa Gajah dan juga tempat beribadah bagi umat Hindu.

Sementara itu, di bagian Selatan anda akan melihat reruntuhan stupa yang disebut-sebut sebagai tempat beribadah umat Budha. Karena dua tempat ibadah ini yang berada berdekatan dan hanya dipisahkan sebuah parit besar saja, maka disebut bahwa tempat tersebut sebagai simbol kerukunan antara umat beragama.

Goa Gajah menjadi tempat yang tepat untuk anda yang ingin mencoba wisata bersejarah dengan nuansa spiritual. Bangunan kuno bersejarah serta suasana alam di sekitar yang menenangkan, akan membuat anda melupakan rasa penat akibat aktivitas sehari-hari anda.

Lokasi Goa Gajah

gmaps/Bhawani Shankar Das
Foto : gmaps/Bhawani Shankar Das

Lokasi Goa Gajah berada di Bedulu, Kec. Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Lokasinya pun tak terlalu jauh dari Kota Denpasar, yakni hanya berjarak kurang lebih 24km saja atau memakan waktu kurang lebih 52 menit jika naik kendaraan pribadi. Akses menuju lokasi pun cenderung mudah. Bahkan untuk penyandang difabel ada akses yang memudahkannya di lokasi.

Harga tiket masuk ke Goa Gajah

gmaps/Surya Suryaman
Foto : gmaps/Surya Suryaman

Goa Gajah buka setiap hari dan jika kondisi normal buka selama 24 jam. Untuk tiket masuknya ialah sebagai berikut:

- Tiket masuk Goa Gajah (dewasa): Rp30.000
- Tiket masuk Goa Gajah (anak-anak): Rp15.000
- Tiket masuk Goa Gajah (dewasa wisatawan luar negeri): Rp50.000
- Tiket masuk Goa Gajah (anak-anak wisatawan luar negeri): Rp25.000

Namun perlu diingatkan bahwa harga yang tertera mungkin saja mengalami perubahan seiring berjalannya waktu dan sesuai kebijakan dari pihak pengelola. Kemudian sekadar informasi bahwa Goa Gajah juga memiliki fasilitas yang cukup memadai, di antaranya adalah area parkir yang cukup untuk kendaraan pribadi. Selain itu juga ada area beristirahat untuk anda yang lelah berkeliling melihat-lihat

Kemudian ada pula toilet serta toko-toko yang menjual souvenir. Jadi jika anda ingin membawa oleh-oleh khas dari Goa Gajah maupun dari Bali tak perlu repot mencari di tempat lain, sebab banyak yang menjajakannya.

Etika berkunjung

gmaps/Annisa Jembar Sari
Foto : gmaps/Annisa Jembar Sari

Dikarenakan Goa Gajah merupakan tempat wisata bersejarah sekaligus tempat beribadah dan dianggap sebagai tempat yang suci, ada beberapa etika yang perlu diperhatikan oleh para pengunjung yang datang. Sehingga sudah sepatutnya sebagai tamu, perlu menghormati tuan rumah. Berikut etika berkunjung ke Goa Gajah:

1. Perempuan yang sedang mengalami datang bulan, sebaiknya tidak ikut masuk ke dalam pura.
2. Pakai pakaian yang sopan.
3. Disarankan untuk memakai kain selendang untuk bagian bawahnya, di sekitar area Goa Gajah juga banyak yang menjual kain jika lupa membawanya.

Demikian adalah sederet informasi mengenai Goa Gajah. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi anda. Kami mengingatkan kembali bahwa harga yang tertera pada artikel ini bisa jadi mengalami perubahan sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan dari pihak pengelola.

Sehingga ada baiknya untuk mencari informasi lebih lanjut terkait harga dan lainnya yang lebih terupdate. Akhir kata terima kasih telah membaca artikel ini hingga selesai dan selamat berlibur!

Topik Terkait