img_title
Foto : Pinterest

IntipSeleb Gaya HidupSifat Wajib Allah merupakan hal yang wajib diketahui oleh seluruh umat muslim. Sebab itu merupakan salah satu rukun iman, yakni mengimani adanya Allah.

Langsung saja, tanpa berlama-lama lagi, ini dia sifat wajib Allah yang harus kamu ketahui. Terus scroll sampai habis artikel timeless di bawah ini ya.

1. Wujud

Pinterest
Foto : Pinterest

Wujud adalah sifat wajib Allah SWT pertama yang berarti zat yang pasti “ada” dan berdiri sendiri. SIfat wujud bermakna kehadiran Allah SWT bukan karena diciptakan oleh siapapun dan tidak ada tuhan selain dia.

Allah SWT pasti ada dan tidak bergantung kepada siapapun karena dialah sang pencipta alam semesta. Bukti kehadiran dan wujud Allah SWT adalah ciptaannya berupa langit dan bumi serta seisinya. Seperti tertuang dalam ayat Al-Quran berikut ini:

عَلَى الْعَرْشِۗ مَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا شَفِيْعٍۗ اَفَلَا تَتَذَكَّرُوْنَ

Artinya: Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? (Q.S As-sajdah:4)

2. Qidam

Qidam artinya adalah ‘terdahulu’ yang berarti Allah Swt. merupakan sang pencipta yang ada terlebih dahulu dari yang diciptakannya. Dengan demikian, maka tidak ada yang terdahulu sebelum Allah Swt. di dunia ini.

Sebagaimana Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an:

هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

Artinya: Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (Q.S Al-Hadid:3)

3. Baqa

Baqa’ merupakan sifat wajib Allah SWT selanjutnya yang patut diketahui. Baqa’ berarti kekal atau abadi. Allah Maha Kekal, Dia tidak akan bisa punah atau mati.

Sifat baqa’ pada Allah SWT tertulis dalam Alquran Surat Ar-Rahman ayat 26-27 dan Surat Al-Qashash ayat 88 yang berbunyi sebagai berikut.

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ (٢٦) وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلالِ وَالإكْرَامِ (٢٧

Artinya: “Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (QS. Ar-Rahman: 26-27)

وَلَا تَدْعُ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَ ۘ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ كُلُّ شَىْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُۥ ۚ لَهُ ٱلْحُكْمُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Artinya: “Janganlah kamu sembah di samping (menyembah) Allah, Tuhan apa pun yang lain. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Qashash: 88)

4. Mukhalafatu Lil Hawaditsi

Sebab Allah Swt. merupakan sang pencipta yang menciptakan alam semesta beserta isinya, maka Allah pasti berbeda dengan apapun yang ia ciptakan.

Hal tersebut dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an berikut ini:

وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ

Artinya: “Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.” (QS. Al-Ikhlas: 4)

فَاطِرُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَمِنَ ٱلْأَنْعَٰمِ أَزْوَٰجًا ۖ يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ ۚ لَيْسَ كَمِثْلِهِۦ شَىْءٌ ۖ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Artinya: “(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat." (QS. Asy-Syura: 11)

5. Qiyamuhu Binafsihi

Allah Swt. berdiri sendiri, tidak bergantung terhadap siapapun, dan tidak membutuhkan bantuan dari siapapun. Seperti dalam firmanNya:

وَقُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ شَرِيكٌ فِى ٱلْمُلْكِ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ وَلِىٌّ مِّنَ ٱلذُّلِّ ۖ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًۢا

Artinya: “Dan katakanlah: ‘Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.’” (QS. Al-Isra: 111)

6. Wahdaniyah

Sifat wahdaniah berarti Allah SWT tunggal atau esa karena tidak memiliki sekutu. Allah SWT adalah tuhan Yang Maha Esa dan satu- satunya tuhan pencipta alam semesta.

Sebagai umat muslim, kamu harus mengimani bahwa Allah SWT maha esa dan satu- satunya yang dipercaya sebagai pencipta alam semesta beserta isinya. Itulah sebabnya jika umat muslim menyekutukan Allah SWT maka musyrikkah dari imannya sebagai umat beragama islam yang harus mengimani Allah SWT sebagai satu- satu sang pencipta.

7. Qudrat

Di dunia ini, Allah SWT adalah pemilik dan pemegang kuasa terhadap segala sesuatu. Maka dari itu, Allah SWT memiliki sifat qudrat yang artinya berkuasa.

8. Iradat

Iradat berasal dari bahasa Aran yang artina berkendak. Sifat iradat berarti Allah SWT berkendak atas segala alam semsta dan seisinya. Allah SWT mustahil melakukan sesuatu atas perintah dan paksaan dari makhluk lain.

Jika Allah SWT sudah berkendak maka tidak aka nada yang mustahil dan tidak yang bisa mencegahnya. Segala hal yang ada di alam semesta ini berjalan dan terjadi atas kehendak Allah SWT tanpa campur tangan siapapun.

9. Ilmun

Ilmun artinya Allah SWT maha Mengetahui atas segala sesuatu, baik yang terlihat maupun tidak terlihat.

10. Hayat

Pinterest
Foto : Pinterest

Hayat dalam bahasa Arab berarti hidup atau kehidupan. Sifat hayat berarti Allah SWT maha hidup kekal abadi dan memberi kehidupan.

Allah SWT hidup bukan karena dihidupkan melainkan hidup dengan kehendaknya sendiri karena Allah SWT adalah maha sempurna. Sifat hayat juga menunjukan bahwa Allah SWT tidak membutuhkan hal-hal yang menghidupkan seperti makan, minum, tidur, istirahat, dan aktivitas hidup manusia lainnya. Hidup Allah SWT kekal dan abadi tanpa mengalami kematian.

11. Sam’un

Allah SWT memiliki sifat sam’un atau yang berarti Maha Mendengar. Allah SWT adalah Zat Yang Maha Mendengar segala sesuatu yang ada di dunia ini. Baik suara yang terdengar dan diucapkan, maupun yang hanya disembunyikan di dalam hati.

12. Basar

Tidak ada yang Maha Melihat selain Allah SWT. Karena apapun yang ada di dunia tidak luput dari penglihatan-Nya.

13. Kalam

Kalam dalam bahasa Arab artinya berfirman. Sifat kalam Allah SWT berarti dapat berbicara dan berkata secara sempurna tanpa batasan dan bantuan apapun. Allah SWT berfirman lewat kitabnya yang diturunkan kepada para nabi dan rasul.

Pembicaraan Allah SWT tentu berbeda dengan konsep pembicaraan dan pemahaman manusia karena Allah tidak berpanca indra atau berorgan seperti manusia. Sifat kalam Allah SWT sangat sempurna dan mutlak.

14. Qadiran

Setiap hal yang ada di alam semesta berada dalam kekuasaan Allah SWT sebagai Tuhan pencipta alam.

15. Muridan

Segala peristiwa di dunia dapat terjadi atas kehendak dan takdir yang telah Allah SWT tetapkan. Allah SWT memiliki sifat muridan yang berarti kehendak. Jika Allah SWT telah berkehendak, maka tak ada yang bisa menolak takdir tersebut.

16. Aliman

Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu yang ada di dunia ini. Allah SWT memiliki sifat ‘aliman yang bermakna Maha Mengetahui. Tak ada yang dapat menyembunyikan apa pun dari Allah SWT, sebab Dia memiliki pengetahuan yang tak terbatas dan tak tertandingi.

17. Hayyan

Hayan dalam bahasa Arab artinya hidup. Sifat wajib hayyan berarti Allah SWT maha hidup tanpa pernah tidur, lengha, lelah, apalagi mati.

Allah SWT hidup kekal dan abadi tidak terbatas oleh waktu, keadaan, dan tempat karena Allah SWT maha sempurna. Sifat wajib hayyan Allah SWT menyatu dengan sifat wajib Allah SWT yakni sifat hayat.

18. Sami’an

Pinterest
Foto : Pinterest

Allah Swt. Maha Mendengar, maka mustahil bagi-Nya untuk tidak mendengar segala hal.

19. Bashiran

Allah SWT selalu mengawasi setiap gerak-gerik dan tingkah laku hamba-Nya. Tak ada satu pun yang luput dari pandangannya. Sebab, Allah SWT memiliki sifat bashiran yang berarti Maha Melihat.

Sifat bashiran pada Allah SWT tertulis dalam Alquran Surat Al-Hujurat ayat 18 yang berbunyi sebagai berikut.

إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ غَيْبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَٱللَّهُ بَصِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: "Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hujurat: 18)

20. Mutakkaliman

Mutakaliman dalam bahasa arab artinya berfirman atau berkata-kata. Sifat wajib mutakalliman berarti Allah SWT Maha berfirman atas segala rakhmatnya untuk alam semesta sebagi ciptaannya.

Firman Allah SWT diturunkan melalui para nabi dan rasul yang menjadi makhluk pilihan yang dapat dipercaya untuk menyampaikan firman-firmannya. Bukti Allah SWT berfirman adalah hadirnya Al-Quran sebagai pedoman umat muslim di seluruh dunia. Sifat wajib Allah SWT muta’alimat menyatu dengan sifat kalam.

وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنَٰهُمْ عَلَيْكَ مِن قَبْلُ وَرُسُلًا لَّمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۚ وَكَلَّمَ ٱللَّهُ مُوسَىٰ تَكْلِيمًا

Artinya: "Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung." (QS. An-Nisa: 164)

Topik Terkait