img_title
Foto : BBC

IntipSeleb Gaya Hidup – Buka puasa atau iftar merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam yang berpuasa. Di bulan Ramadan, momen buka puasa merupakan hal yang istimewa. Selain ada tradisi ngabuburit, pilihan takjil yang bervariasi menjadi daya tarik sendiri.

Setelah buka puasa, umat Islam wajib melaksanakan ibadah salat magrib. Tapi, bagaimana jika lupa atau tidak melaksanakan salat magrib? Apa hukumnya? Yuk scroll terus!

Anjuran Segerakan Berbuka Puasa

Time out Dubai
Foto : Time out Dubai

Berbuka puasa adalah momen umat Islam yang menjalankan ibadah puasa untuk membatalkan puasanya dengan makan dan minu, Berbuka puasa bukan hanya sekadar membatalkan, buka puasa ternyata memiliki nilai ibadah yang besar.

Jika azan magrib berkumandang, berbuka puasa haruslah dianjurkan. Menyegerakan buka puasa sudah disampaikan oleh Rasulullah SAW melalui sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah.

"Umatku selalu dalam kebaikan selama mereka segera berbuka (ketika waktu berbuka tiba)” - H.R Abu Dawud dan Ibnu Majah.

Hukum Tidak Salat Magrib Setelah Berbuka Puasa

www.freepik.com/rawpixel.com
Foto : www.freepik.com/rawpixel.com

Momen bulan Ramadan tentunya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kumpul bersama. Istilah bukber dari kepanjangan buka bersama populer selama sebulan berpuasa. Saat bukber, terkadang ada yang melupakan salat magrib karena saking asyiknya berkumpul dengan teman-teman.

Meninggalkan salat magrib setelah buka puasa hukumnya dosa. Sebab, hakikat hukum tidak melaksanakan salat memang dosa. Jika seseorang tidak melaksanakan salat magrib setelah buka puasa, tentunya melanggar aturan Allah.

Allah SWT melalui Al-Quran telah menjabarkan dosa-dosa ketika meninggalkan salat, termasuk tidak salat magrib setelah berbuka puasa. Sejumlah ayat Al-Quran yang jelas-jelas melarang meninggalkan salat antara lain:

- “Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dalam shalatnya." (QS. Al-Maun: 4-5).

- "Dan janganlah kamu mengikuti keinginan orang yang telah kami sesatkan dia dari pada ilmunya, ia tidak memperoleh petunjuk dari Kami, dan ia tidak sabar terhadap siksaan Kami. Dan mereka tidak akan memperoleh teman-teman setia di dunia dan tidak pula di akhirat. Dan celakalah orang-orang yang lalai dalam shalatnya." (QS. Maryam: 59).

- "Dan janganlah kamu sekali-kali berdiri (untuk shalat) di situ. Sesungguhnya rumah yang didirikan atas dasar takwa lebih layak kamu berdiri di dalamnya (untuk shalat). Di situ ada tanda-tanda (kebesaran Allah) yang jelas, dan di situ pula kami memberikan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada manusia. Dan di situ (pula) terdapat tempat sujud." (QS. An-Nahl: 26).

Topik Terkait