img_title
Foto : 9GAG

Brandy Engler, psikolog hubungan asal Los Angeles, mencatat bagaimana kecenderungan masyarakat menyalahkan wanita selingkuhan daripada suami yang selingkuh, bisa jadi karena mudahnya marah terhadap orang lain.

"Pikiran kita menciptakan gagasan monolitik tentang wanita tersebut sebagai orang yang mengerikan. Sedangkan bagi pria yang berselingkuh, wanita yang dikhianati kemungkinan besar masih mencintainya," tutur Brandy Engler kepada TIME, via NZ Herald..

“Selain itu, jika narasi publik ingin menyalahkan laki-laki, hal ini akan membuat kita merasa putus asa dan sedih terhadap laki-laki. Namun jika kita bisa menjelek-jelekkan seorang perempuan, kita masih punya alasan untuk berharap – dan hal ini memberikan pelepasan kolektif atas beban yang ada pada laki-laki. kegelisahan tentang ketakutan kita akan pengkhianatan,” pungkasnya.

Terlepas dari itu semua, perselingkuhan adalah hal yang buruk, terlarang, dan melanggar perjanjian suci pernikahan. So, Incelicious, jauhi perselingkuhan ya!

Topik Terkait