img_title
Foto : Ilustrasi - FreePick

IntipSelebTahi lalat, seiring dengan keunikan alami setiap individu sebagai pemanis maupun bikin indah tampilan, kadang-kadang menyimpan lebih banyak cerita daripada yang bisa kita bayangkan.

Meskipun sering dianggap sebagai ciri khas yang tak berbahaya, tahi lalat kadang bisa menjadi petunjuk adanya masalah kesehatan yang lebih serius, seperti kanker kulit.

Tahi lalat, atau dalam istilah medisnya disebut nevus, merupakan bintik-bintik kecil yang terbentuk di permukaan kulit karena kumpulan melanosit, yaitu sel-sel yang bertanggung jawab untuk menghasilkan pigmen melanin.

Pada sebagian besar kasus, tahi lalat adalah kehadiran yang normal dan jinak. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua tahi lalat adalah sama, dan perubahan tertentu pada tahi lalat bisa menjadi petunjuk adanya risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama kanker kulit, dengan melanoma sebagai jenis yang paling serius.

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang bisa muncul dari tahi lalat yang sudah ada atau bisa juga muncul sebagai bintik baru di kulit.

Kanker ini muncul ketika melanosit, sel-sel yang memberikan pigmen pada kulit, mengalami pertumbuhan tidak terkendali dan berkembang menjadi tumor ganas.

Meskipun melanoma tidak selalu berasal dari tahi lalat, perubahan pada tahi lalat dapat menjadi tanda peringatan yang penting.

Topik Terkait