img_title
Foto : Freepik/ freepik

IntipSelebSahur merupakan waktu yang sangat krusial di bulan Ramadan. Sebab, sahur akan menentukan kelancaran puasa umat Islam dalam satu hari menahan lapar dan dahaga.

Sahur juga berperan sebagai penunjang energi untuk bisa tetap beraktivitas sepanjang hari, seperti bekerja, belajar hingga olahraga. Maka dari itu, penting untuk memilih menu sahur yang tepat agar puasa lancar dan badan tetap bugar.

Kesalahan terbesar umat Muslim ketika sahur adalah terlalu kalap menyantap berbagai jenis makanan tanpa memperhatikan kandungan nutrisi dan dampak kesehatannya, atau malah memakan makanan-makanan instant yang dianggap praktis dan cepat.

Perlu diketahui, ada pedoman kesehatan yang harus dipegang teguh karena setiap jenis makanan yang kamu masukkan ke dalam tubuh akan memberikan dampak bagi kesehatanmu.

Sebaiknya, kamu menghindari makanan tinggi gula, seperti permen, sereal tinggi gula, atau aneka kue yang manis. Sebab, menurut jurnal kesehatan National Library of Medicine, mengonsumsi makanan manis justru dapat meningkatkan rasa lapar setelahnya.

Artinya, ketika seseorang memakan makanan-makanan manis saat sahur, ia akan lebih mudah lapar, sementara kamu tidak diperbolehkan makan dan minum hingga adzan maghrib berkumandang. Ditakutkan, kebiasaan tersebut akan mengganggu ibadah puasa dan aktivitas sehari-harimu.

Banyak orang yang mungkin bertanya-tanya, apa pentingnya sih menghindari jenis makanan tertentu ketika sahur? Berikut ini berbagai jenis makanan yang harus dihindari saat sahur agar puasa Ramadan berjalan lancar dan kesehatan tetap terjaga.

1. Makanan Instant

Freepik/ KamranAydinov
Foto : Freepik/ KamranAydinov

Sahur dengan makanan instant memang cepat dan praktis. Kamu tidak perlu banyak waktu untuk melakukan persiapan di dapur, mie instant salah satunya. Banyak orang yang memilih cara cepat saat sahur dengan memasak mie instant. Padahal, mie dan makanan instant lainnya adalah salah satu jenis makanan yang harus dihindari saat sahur.

Hal ini disebabkan karena makanan instant memiliki kandungan garam yang sangat tinggi. Mengonsumsi makanan instant bisa membuat tubuh menjadi mudah merasa lapar. Secara jangka panjang, orang yang banyak mengonsumsi makanan instant bisa berisiko mengalami obesitas.

2. Gorengan

Pinterest
Foto : Pinterest

Gorengan merupakan makanan andalan masyarakat Indonesia. Selain mudah ditemukan, gorengan juga lezat dan sangat murah. Kamu bahkan bisa membuatnya sendiri di rumah dan tak jarang, gorengan menjadi makanan yang selalu ada di atas meja makan kebanyakan orang.

Banyak orang Indonesia yang tak bosan-bosannya mengonsumsi gorengan karena ragamnya yang sangat banyak, mulai dari mendoan, tahu isi, bakwan, bakwan jagung, cireng, pisang goreng, ubi goreng, risol, dan masih banyak lagi.

Walau demikian, penting untuk disadari bahwa gorengan termasuk makanan yang harus dihindari saat sahur. Sebab, gorengan memiliki kandungan lemak jenuh tinggi dalam gorengan dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan asam lambung dan membuatmu cepat merasa haus.

3. Kafein

Ilustrasi - Pixabay
Foto : Ilustrasi - Pixabay

Meminum kopi dan teh di pagi hari merupakan salah satu rutinitas yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Dan ketika bulan Ramadan tiba, banyak orang yang mengonsumsinya saat sahur untuk mencegah rasa ngantuk.

Tapi, tahukah kamu jika dua minuman berkafein tersebut harus dihindari saat sahur? Ya, kopi dan teh sebaiknya dihindari saat sahur karena kandungan kafeinnya dapat mengakibatkan kecemasan dan gangguan pola tidur atau insomnia. Selain itu, bagi beberapa orang minuman berkafein juga bisa menimbulkan gangguan pencernaan dan naiknya asam lambung.

Tapi, jangan khawatir, kamu tetap boleh meminum minuman tersebut saat sahur dengan jumlah yang terbatas. Usahakan untuk tidak melebihi dosis 500mg. sebab, ketika puasa, minuman berkafein bisa membuatmu merasa mudah haus nantinya.

4. Daging Olahan

Sykes House Farm
Foto : Sykes House Farm

Aneka daging olahan seperti kornet, sosis dan nugget memang kerap menjadi andalan saat sahur sebab makanan tersebut mudah diolah dan praktis untuk disantap di waktu yang sangat terbatas.

Tapi, perlu diketahui bahwa daging olahan merupakan salah satu jenis makanan yang harus dihindari saat sahur karena memiliki dampak negatif pada tubuh, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Kandungan garam yang sangat tinggi dalam daging olahan bisa meningkatkan rasa lapar dan haus, sedangkan kandungan lemaknya yang tinggi dan serat yang rendah bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan.

5. Makanan Pedas

Freepik.com
Foto : Freepik.com

Orang Indonesia sangat menyukai makanan pedas. Terbukti, apapun menu makanannya sambal, cabai dan saus selalu ada untuk melengkapinya. Saat bulan puasa pun, makanan pedas dianggap cocok untuk membantu mata menjadi lebih melek dan mengurangi rasa ngantuk ketika sahur di dini hari.

Padahal, sebenarnya makanan pedas adalah salah satu jenis makanan yang harus dihindari saat sahur karena bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti mules, sakit perut, peningkatan asam lambung, dan diare.

6. Minuman Dingin

Instagram/@kopiacehkarim
Foto : Instagram/@kopiacehkarim

Minuman dingin di cuaca tropis Indonesia adalah surga. Selain memberikan kesegaran dan menuntaskan dahaga, minuman dingin dianggap bisa membuat tubuh lebih siap untuk beraktivitas atau bikin melek. Maka tak jarang ada orang yang gemar mengonsumsi minuman dingin saat sahur.

Tapi, perlu diketahui bahwa minuman dingin adalah salah satu jenis minuman yang harus dihindari saat sahur. Meski bisa menyegarkan badan, minuman dingin berpotensi menimbulkan kontraksi pembuluh darah yang dapat memunculkan adanya gangguan pencernaan.

7. Makanan Tinggi Natrium

Freepik.com
Foto : Freepik.com

Makanan asin atau makanan tinggi natrium merupakan salah satu jenis makanan yang harus dihindari saat sahur dan berbuka puasa. Sebab, makanan semacam ini bisa membuat orang menjadi lebih cepat haus dan memicu sakit kepala yang mengganggu saat menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, makanan tinggi natrium juga memiliki dampak negatif bagi kesehatan jika berlangsung dalam waktu yang lama. Garam yang memiliki kemampuan menahan air membuat terjadinya penumpukan air di dalam tubuh dan membuat orang berpotensi obesitas.

8. Makanan Cepat Saji atau Fast Food

Pinterest
Foto : Pinterest

Makanan yang harus dihindari saat sahur selanjutnya adalah makanan cepat saji atau fast food. Makanan semacam ini biasanya mengandung garam, lemak dan gula yang sangat tinggi. Ketiga bahan tersebut adalah kombinasi sempurna yang membuatmu lebih mudah merasa lapar dan haus yang akan mengganggu jalannya ibadah puasa.

Selain itu, makanan cepat saji atau fast food juga terbuat dari berbagai bahan olahan dan ultaproses yang kandungan nutrisinya sangat rendah, sehingga ditakutkan tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh.

9. Makanan Rendah Serat

Selanjutnya, makanan yang harus dihindari saat sahur adalah makanan yang kandungan seratnya rendah. Mengapa? Sebab, ketika puasa tubuh memerlukan asupan serat yang tinggi guna mencukupi agar proses pencernaan berjalan dengan lancar. Maka dari itu, sebaiknya cukupi kebutuhan serat saat sahur dengan mengonsumsi buah dan sayur.

Makanan tinggi serat tidak hanya membantumu melancarkan pencernaan. Selain itu, makanan berserta juga membuat perut lebih cepat merasa kenyang dan rasa kenyangnya bisa bertahan lebih lama. Tak hanya itu, serat bisa membantu tubuh memenuhi kebutuhan cairan.

Nah, itulah sederet jenis minuman dan makanan yang harus dihindari saat sahur karena menghambat kelancaran ibadah puasa dan memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Semoga bermanfaat dan selamat menyambut bulan Ramadan!

Topik Terkait