img_title
Foto : Freepik/freepik

IntipSeleb – Di bulan Ramadan ini, sahur adalah bagian penting dari ibadah puasa. Namun, tak sedikit orang yang makan seadanya tanpa memerhatikan jenis makanan karena alasan terbatasnya waktu maupun kepraktisan.

Faktanya, sahur tak bisa dianggap terlalu sepele. Kali ini Intip Seleb akan memberikanmu panduan lengkap tentang cara sahur yang baik dan sehat, serta tips-tips praktis untuk menjalani puasa dengan penuh energi dan kesehatan. Jangan lupa di-scroll ya!

Pentingnya Melaksanakan Sahur Bagi Kesehatan

freepik.com/odua
Foto : freepik.com/odua

Inselicious, sahur adalah waktu untuk menyiapkan tubuh kita menjalani puasa seharian. Meskipun waktu sahur terbatas, kita harus tetap mengonsumsi makanan dengan baik.

dr. Gammarida Maghfirah menyampaikan bagaimana sahur sangat penting sebelum berpuasa. Meskipun kebutuhan kalori dan nutrisi dalam tubuh tetap terpenuhi, tapi pengaturan jam makannya yang diatur.

Sahur dapat mempersiapkan energi yang dibutuhkan selama proses puasa, dari sahur sampai dengan berbuka puasa. Jika tidak sahur, dikhawatirkan akan terjadi kekurangan nutrisi seperti hipoglikemia, hipotensi, atau gangguan keseimbangan elektrolit,” ucap dr. Gamma, dilansir dari YouTube Kata Dokter pada Selasa, 26 Maret 2024.

Oleh karena itu, meskipun kondisi tubuh kita sehat dan tak berpenyakit, kita tidak boleh menganggap enteng sahur dan melaksanakannya sebelum berpuasa.

Di sisi lain, waktu saat mendekati proses puasa akan dimulai menjadi momen yang tepat untuk melaksanakan sahur. Misalnya, di Indonesia waktu subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Jika sahur membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam, kita bisa mulai sahur pada pukul 03.30 atau 04.00 agar selesai sahur tepat pada saat imsak.

Kamu juga perlu tahu bahwa tidak baik untuk tidur setelah sahur, Inselicious. Tidur setelah makan atau sahur akan meningkatkan risiko dari gastroesofagal reflux atau GERD, jadi tahan rasa ngantuk kamu ya.

Makanan dan Minuman yang Disarankan untuk Sahur

freepik.com
Foto : freepik.com

Menurut dr. Gamma, kita perlu konsumsi makanan dengan gizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral dari buah-buahan dan sayur-sayuran, serta air putih. Karbohidrat yang digunakan sebaiknya yang kompleks agar proses metabolisme berlangsung lebih lama sehingga kadar gula darah dapat lebih terjaga, seperti beras merah dan gandum.

Protein juga tetap disarankan untuk menjaga energi, seperti daging, ayam, atau telur. Jangan lupa untuk menambahkan sayur dan buah untuk kandungan mineral dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain itu, konsumsi air putih saat sahur sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan atau hidrasi selama proses puasa. Kamu juga bisa mengonsumsi jus dan susu, tapi kadar gulanya jangan sampai berlebihan.

Topik Terkait