X
  • Yoona, Suzy, IU

IntipSeleb – Kehidupan selebriti  memang menarik untuk diikuti. Bahkan ketika mereka sedang membeli barang, perhiasan atau melakukan pesta. Berbagi kehidupan mewah juga terkadang sudah biasa dilakukan oleh beberapa selebriti.

DIlansir dari Koreaboo, beberapa seleb ini ternyata juga telah menjadi anggota yang rajin berdonasi untuk kehidupan orang yang kurang mampu. Yuk intip ada siapa aja!

Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun, Suzy Habiskan Uang Miliaran Rupiah

Yoona SNSD

Sumber foto: koreaboo.com

Yoona SNSD adalah idola pertama yang diundang ke Komunitas Masyarakat Kehormatan Korea pada tahun 2015. Dia telah menyumbangkan setidaknya 300 juta won atau Rp3,6 miliar untuk yayasan amal lainnya dan telah berkontribusi untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik!

Suzy

Sumber foto: koreaboo.com

Suzy juga menjadi anggota Honor Society pada tahun 2015. Sejak itu, Suzy secara aktif tertarik untuk membantu masyarkat yang kurang mampu. Artis cantik itu memberikan bantuan kepada keluarga berpenghasilan rendah, mendanai panti asuhan, dan menyembuhkan kanker pada anak-anak.

Seolhyun AOA

Sumber foto: koreaboo.com

Seolhyun AOA menjadi idola K-Pop ketiga yang menyumbangkan sebagian penghasilannya untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Pada tahun 2018, ketika ia bergabung dengan Honor Society, Seolhyun berkata “Banyak orang membantu saya di tempat saya hari ini. Sekarang, saya akan membayar cinta itu," ujarnya.

IU

Sumber foto: koreaboo.com

Aktris pemain drama Hotel De Luna ini belum secara resmi bergabung menjadi anggota Honor Society, namun ia telah menyumbangkan lebih dari 600 juta won atau setara Rp7 Miliar ke lebih dari sepuluh organisasi berbeda yang membutuhkan dana. IU juga tidak ingin orang-orang mengetahui bahwa dirinya sering berdonasi. Sikapnya yang rendah hati ini membuat penggemar semakin terpesona oleh kebaikan hatinya.

Hyeri

Sumber foto: koreaboo.com

Pada tahun 2019, mantan anggota Girl's Day menjadi anggota termuda dari Klub Kehormatan UNICEF. Sumbangan Hyeri digunakan untuk pembangunan sekolah, dukungan materi pendidikan, pencegahan AIDS, pendidikan gaya hidup dan program pelatihan guru sehingga anak-anak kurang mampu di Asia dapat menerima pendidikan di bawah lingkungan yang aman dan bersih.