X

IntipSeleb – Film kolosal Korea selalu menarik untuk ditonton karena menyuguhkan gambar realistis ketika negara tersebut masih dalam bentuk pemerintah kerajaan. Selain membahas sedikit soal sejarah, tontonan yang akan dibahas dalam artikel ini juga dibintangi oleh aktor terkenal seperti Hyun Bin, Nam Joo Hyuk, hingga Yoo Ah In.

Sama seperti drama sageuk, film kolosal atau historikal siap menampilkan sisi lain dari Korea yang dikenal sebagai kota modern. Pada masa dinasti tersebut, orang-orang masih mengenakan pakaian tradisional hanbok dan tinggal di istana.

Selain itu, film kolosal juga memberikan alur cerita berbeda dengan beragam genre mulai dari aksi, misteri, hingga peperangan. Dirangkum oleh IntipSeleb, yuk simak sinopsis 8 film kolosal Korea terbaik di bawah ini!

Masquerade (2012)

img_title
Foto : Naver

Masquerade masuk dalam daftar film Korea dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa pada tahun 2012 silam. Dibintangi oleh Lee Byung Hun, Han Hyo Joo, dan Ryoo Seung Ryong, cerita dalam film ini diangkat dari cerita rakyat tentang pangeran kembar di era Joseon.

Raja Gwanghae (Lee Byung Hun) telah menjadi Raja selama 8 tahun terakhir. Dia sekarang mencurigai bahwa seseorang di dalam istana mencoba meracuninya. Sebagai tanggapan, Raja Gwanghae memerintahkan penasehatnya Heo Gyun (Ryoo Seung Ryong) untuk menemukan seseorang yang terlihat seperti dia untuk duduk di singgasananya.

Heo Gyun kemudian dipertemukan dengan seorang pemabuk bernama Ha Sun (Lee Byung Hun), yang wajahnya sangat mirip dengan Raja Gwanghae. Saking miripnya, dia bahkan mampu menirukan cara Raja berbicara.

The Admiral: Roaring Currents (2014)

img_title
Foto : Naver

Film kolosal selanjutnya mengambil latar di laut karena berfokus pada kemaritiman. The Admiral: Roaring Currents menggaet aktor-aktor veteran sebagai pemeran utamanya yakni Choi Min Sik, Ryoo Seung Ryong, serta Cho Jin Woong.

The Admiral: Roaring Currents menggambarkan pertempuran Myeongryang yang berlangsung pada 26 Oktober 1597. Pertempuran tersebut melibatkan Laksamana Yi Sun Shin (Choi MinSik) , yang hanya memiliki 12 kapal di bawah komandonya, melawan angkatan laut Jepang yang memiliki lebih dari seratus kapal.

Assassination (2015)

img_title
Foto : Naver

Berselang lima tahun setelah naik layar di bioskop, Assassination masih terdaftar dalam 10 film Korea dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa. Film ini dibintangi oleh Jun Ji Hyun, Lee Jung Jae, serta Ha Jung Woo.

Berlatar tahun 1930-an saat sebuah plot pembunuhan terjadi. Yeom Seok Jin (Lee Jung Jae) adalah agen dari pemerintah sementara. Dia merencanakan plot pembunuhan dan memerintahkan An Ok Yoon (Jun Ji Hyun) untuk bergabung.

Nantinya akan terbentuk sebuah kelompok untuk membunuh komandan Jepang dan seorang kolaborator Korea dengan membebaskan tiga tahanan dari Shanghai. Namun, Jepang terlanjur mengetahui rencana tersebut. Akhirnya, mereka bertekad menghabisi para pembunuh terlebih dahulu.

The King and the Clown (2005)

img_title
Foto : Naver

Lee Joong Gi didaulat sebagai pemeran utama untuk film kolosal The King and the Clown (2005) ini. Pada puncak Dinasti Chosun abad ke-16, Jang Sang (Kam Woo Sung) dan Gong Gil (Lee Joong Gi) ditugaskan ke Seoul. Keduanya adalah aktor yang bekerja untuk menghibur para petinggi raja.

Suatu ketika, Jang Sang dan Gong Gil ditantang untuk membuat seorang raja tertawa. Namun tiba-tiba, ketiga terlibat dalam lingkaran kecurigaan, kecemburuan, serta kemarahan.

The Face Reader (2013)

img_title
Foto : Naver

Selanjutnya adalah The Face Reader (2013). Film ini dibintangi oleh aktor terkenal. Sebut saja Song Kang Ho, Lee Jung Jae, Jo Jung Suk, hingga Lee Jong Suk.

Sesuai judulnya, film ini mengisahkan tentang Nae Kyung (Song Kang Ho) yang memiliki kemampuan untuk menilai kepribadian, kondisi mental, dan kebiasaan seseorang hanya dengan melihat wajahnya. Karena bakat tersebut, dia terlibat dalam perebutan kekuasaan antara Pangeran Soo Yang (Lee Jung Jae) dan Kim Jong Seo (Baek Yoon Sik).

War of the Arrows (2011)

img_title
Foto : Naver

Film War of the Arrows (2011) telah diakui kualitasnya oleh banyak orang hingga memenangkan sederet penghargaan bergengsi. Dibintangi oleh Park Hae Il, RyuSeung Ryong, Moon Chae Won, serta Kim Moo Yeol, film ini juga mencetak penonton terbanyak saat tayang perdana. 

Mengambil latar waktu selama invasi Manchu kedua ke Korea, Nam Yi (Park Hae Il) adalah pemanah terbaik di Korea. Dia pergi perang untuk melawan Dinasti Qing demi menyelamatkan adik perempuannya, Ja In (Moon Chae Won) yang disandera.

The Throne (2015)

img_title
Foto : Naver

The Throne sering disebut-sebut sebagai salah satu film kolosal terbaik yang pernah dibuat. Menggaet Song Kang Ho, Yoo Ah In, Moon Geun Young, serta Jeon Hye Jin sebagai pemain, film ini mengambil latar tahun 1792.

Raja Yeong Jo (Song Kang Ho) dari dinasti Joseon telah memerintah selama 35 tahun. Namun Putra Mahkota Sa Do (Yoo Ah In) dituduh merencanakan pengkhianatan oleh ibu kandungnya.

Raja Yeongjo memiliki harapan yang tinggi kepada Putra Mahkota, tetapi Putra Mahkota lebih peduli pada seni bela diri dan lukisan daripada berfokus pada studinya. Sementara itu, Putra Mahkota merindukan ayah yang baik hati daripada Raja yang tegas. Hubungan antara Raja dan Putra Mahkota menjadi hancur.

The Great Battle (2018)

img_title
Foto : Naver

The Great Battle yang tayang perdana tahun 2018 silam juga menyuguhkan alur cerita menarik. Film kolosal ini menggandeng Jo In Sung, Nam Joo Hyuk, Park Sung Woong, serta Seolhyun AOA sebagai karakter utama.

Pada tahun 645, pasukan besar Tang yang dipimpin oleh Kaisar Li Shimin (Park Sun Woong) menyerbu kerajaan Goguryeo. Pasukan Goguryeo, dipimpin oleh Yeon Gaesomun (Yu Oh Seong), dikalahkan berulang kali. 

Yeon Gaesomun memutuskan untuk mundur ke Kastil Pyongyang yang merupakan ibu kota Goguryeo dan dia memerintahkan Sa Mool (Nam Joo Hyuk) untuk membunuh Yang Man Chun (Jo In Sung). 

The Fatal Encounter (2014)

img_title
Foto : Naver

Film kolosal Korea terbaik terakhir adalah The Fatal Encounter dibintangi Hyun Bin. Diceritakan pada 1777, Raja Jeong Jo (Hyun BIn) menanggung kehidupan istana yang berbahaya dengan pelayan istananya yang berdedikasi, Gap Soo (Jung Jae Young).

Raja Jeong Jo sendiri telah melalui beberapa percobaan pembunuhan yang gagal dalam hidupnya. Kala itu, kekuasaannya sangat rapuh karena oposisi dan ancaman dari orang-orang di sekitar yang memiliki ambisi politik. Sementara itu, Eul Soo (Jo Jung Suk), anggota kelompok pembunuh rahasia, menerima perintah untuk membunuh Raja Jeong Jo.

Berita Terkait :

Saksikan Juga