X

IntipSeleb – Soojin (G)I-DLE, Park Ji Hoon, Park Hye Soo, hingga Mingyu SEVENTEEN masuk dalam jajaran artis Korea yang terseret dalam rumor bullying atau penindasan di waktu bersamaan. Satu per satu kabar yang belum diketahui kebenarannya itu muncul selama beberapa hari belakangan.

Total ada delapan artis Korea yang secara serentak terseret dalam rumor bullying. Tentu hal ini sangat aneh dan mencurigakan, mengingat semua pemberitaan dipublikasikan di waktu berdekatan. Entah ada maksud di balik rumor tersebut, para penggemar tentu merasa geram karena sang idola dituding melakukan tindakan tersebut.

Dirangkum oleh IntipSeleb, berikut adalah 8 artis Korea yang terseret rumor bullying dalam waktu bersamaan, tepatnya pada pertengahan bulan Februari 2021. Simak artikelnya di bawah ini.

Woonggi TOO

img_title
Foto : Naver

Pertama adalah Woonggi. Pada 16 Februari 2021 lalu, muncul postingan yang menuding member dari boyband TOO ini pernah menjadi pelaku bully. Rumor tersebut beredar setelah Woonggi mendapat perhatian atas komentarnya dalam obrolan grup universitas, ketika dia mendorong sesama siswa untuk mengikuti pedoman jarak sosial untuk melawan COVID-19.

Dalam unggahan tersebut, anonim menuliskan bahwa seorang korban memutuskan untuk pindah sekolah dan mengalami fobia sosial karena bullying yang dilakukan oleh Woonggi dan teman-temannya. Korban lain dikatakan telah menulis laporan ke departemen bimbingan di sekolah, meminta komite kekerasan sekolah untuk memeriksanya, tetapi permintaan itu tidak diterima.

Stone Music Entertainment selaku agensi yang menaungi Woonggi TOO membenarkan bahwa artis asuhannya memiliki hubungan tidak baik dengan seseorang saat masa sekolah. Namun membantah melakukan kekerasan serta penindasan.

Jo Byung Gyu

img_title
Foto : Naver

Artis Korea kedua  yang terseret dalam rumor bullying adalah Jo Byung Gyu. Pemain drama SKY Castle ini dituding melakukan kekerasan secara verbal saat masih bersekolah di Selandia Baru. Satu per satu orang yang mengaku sebagai teman sekolahnya mengaku menjadi korban dan memposting cerita mereka di komunitas online.

Berita Terkait :

Saksikan Juga