img_title
Foto : Berbagai Sumber

IntipSeleb – Seungri diketahui baru saja menjalankan persidangan di pengadilan militer, dan dilayangkan sembilan dakwaan diantaranya kejahatan seksual, perjudian, mediasi prostitusi, serta pembelian jasa prostitusi.

Dan baru-baru ini, Dispatch merilis ini pesan grup antara Seungri, Jung Joon Young, Yoo In Suk, dan lainnya yang menyinggung layanan prostitusi ilegal. Seperti apa isi pesan tersebut? Selengkapnya melalui artikel di bawah ini.

Seungri Buka Suara Terkait Pesan Grup Dugaan Prostitusi Ilegal

Newstopia
Foto : Newstopia

Pada sesi persidangan 30 Juni 2021, Seungri penyangkal sejumlah tuduhan diantaranya layanan prostitusi, mediasi prostitusi, pembuatan rekaman kamera tersembunyi ilegal, penggelapan, dan kebiasaan berjudi. 

Diketahui, Seungri tergabung dalam grup yang beranggotakan Jung Joon Young, Yoo In Suk, dan masih banyak lagi. Grup tersebut diduga menyinggung layanan prostitusi ilegal, dan Seungri meninggalkan pesan “(Dapatkan) wanita yang memberi dengan baik,” saat pengusaha asal Taiwan mengunjungi Korea Selatan.

Pesan tersebut menjadi sorotan, dan Seungri mengatakan jika pesan tersebut salah ketik karena memakai pesan otomatis di telepon genggamnya.

“Aku ingat aku mengatakan ‘orang yang tahu cara bersenang-senang.’ Saya pikir itu adalah sebuah salah kesalahan mengetik pada iPhone-ku. Aku benar-benar minta maaf, tapi itulah yang aku yakini,” ucap Seungri.

Mengenai partisipasinya di dalam pesan grup bersama Jung Joon Young serta Yoo In Suk, Seungri mengaku jika dia tidak sepenuhnya menyadari apa yang terdapat dalam obrolan tersebut.

“Pesan di chatroom itu bukanlah segalanya dalam hidupku. Ada lebih dari sepuluh ruang obrolan yang aku ikuti, dan aku menggunakan sekitar lima aplikasi media sosial lain selain Kakaotalk. Ada 500 pesan yang terkumpul dalam satu jam. Hanya karena aku mendapat pesan, bukan berarti aku melihat dan mengetahui semuanya,” tutur Seungri.

Dispatch Rilis Isi Pesan Grup Seungri dan Jung Joon Young 

Dispatch
Foto : Dispatch

Dilansir melalui Allkpop hari ini, Jum’at, 2 Juni 2021, menyusul pernyataan Seungri dalam persidangan tersebut, Dispatch merilis pesan yang diduga sebagai isi percakapan di grup antara Seungri, Jung Joon Young, Yoo In Suk, dan lainnya yang diperkirakan terjadi pada Desember 2015.

Menurut penututan Dispatch, Seungri meminta rekan bisnisnya untuk mempertimbangkan hiburan dari kenalan pria ‘Q’ sebagai prioritas mereka. 

Pastikan untuk memberi semua yang mereka inginkan. Panggil gadis-gadis. Sepertinya ada tamu dari Taiwan,” tulis isi pesan Seungri. 
”Siapa saja gadis yang harus kita hubungi sekarang. Kenapa harus (tamu) China ya ampun,” balas rekan bisnis Seungri, ‘K’.
”Oke bagaimana dengan gadis-gadis itu? Pergi dengan orang-orang yang memberikan yang terbaik,” ujar Seungri.
”Aku sudah menghubungi mereka tapi aku tidak tahu apakah mereka akan memberikannya untuk mereka. Apakah gadis-gadis ini mau melakukan hal itu bersama ketika itu bukan kalian guys kekekeke. Untuk sekarang aku mendapatkan gadis-gadis kelas rendah,” ucap ‘K’.
”Pria China mungkin lebih suka gadis plastik,” timpal Jung Joon Young.

Dispatch juga merilis isi pesan Seungri di grup tersebut, saat dia kedatangan rekan bisnisnya dari Jepang.

“Presiden ‘A’ dan tamunya juga akan datang, jadi sebaiknya kita mengatur pesta terpisah untuk mereka.Mari kita bayar mereka 100 kali lipat untuk apa yang sudah mereka lakukan untuk kita di masa lalu. K, Jonghun, dan Joon Young, kalian periksa apakah ada beberapa gadis cantik yang bisa berbahasa Jepang,” tulis isi pesan Seungri.

Mari kita buat The Great Gatsby’ menjadi hidup. Mari kita dapatkan semua gadis yang kita kenal hari itu sampai-sampai tidak akan ada gadis yang tersisa di klub lain. Mari kita buat agar semua pria berpesta di klub sendirian, sehingga mereka semua membenci kita sesudahnya,” balas Yoo In Suk.

Atas kasus ini, Yoo In Suk dilaporkan telah mengakui bahwa dia menyediakan pelayanan prostitusi ilegal, dan dijatuhi hukuman 1 tahun 8 bulan penjara atas tuduhan tersebut dan juga penggelapan.

Lalu pada Mei 2020, Jung Joon Young dijatuhi hukuman 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi Seoul, dan dia sempat mengajukan kasasi namun ditolak Mahkamah Agung pada September 2020. Lalu Pengadilan Tinggi Seoul memutuskan hukuman penjara 5 tahun kepada Jung Joon Young.

Sementara itu, pada Kamis, 1 Juli 2021, pengadilan militer melayangkan sembilan dakwaan kepada Seungri, dan menuntut lima tahun penjara serta denda 20 juta won atau sekitar Rp256 juta. (bbi)

Topik Terkait