IntipSeleb – Kim Seon Ho baru saja merampungkan 16 episode untuk drama Catch The Ghost. Serial produksi tvN itu berhasil mencatatkan rating sebesar 2,7 persen pada penayangan terakhirnya pada 10 Desember 2019 lalu. Berkat perannya sebagai Go Ji Seok, nama sang aktor semakin dikenal oleh publik.
Karakter Go Ji Seok sendiri berprofesi sebagai polisi yang menjaga kereta bawah tanah. Dalam tugasnya itu, ia juga berusaha memburu seorang pembunuh berantai bernama The Ghost. Sosok Kim Seon Ho memang lebih akrab dikenal bermain di drama ber-genre komedi. Namun penampilannya di Catch the Ghost nampaknya sukses menunjukkan sisinya yang lebih serius.
Trauma Mendalam Kim Seon Ho
Sumber Foto: tvN
Belum lama ini, sang aktor melakukan wawancara eksklusif dan membahas hal-hal yang belum penggemar ketahui sebelumnya. Di balik senyuman manisnya, siapa sangka Kim Seon Ho memiliki trauma mendalam. Karena itulah, membuatnya sosok menjadi lebih tertutup, “Dulu aku sangat tertutup karena punya trauma,” katanya, dikutip dari Kstarlive.
Keluarga Kim Seon Ho Pernah Dirampok
Sumber Foto: tvN
Ketika diminta menjelaskan lebih detail mengenai trauma tersebut, pemeran utama dalam drama Welcome to Waikiki 2 tersebut mengungkap fakta mengejutkan bahwa rumahnya pernah dirampok, "Trauma itu muncul ketika aku duduk di bangku sekolah dasar. Aku bersama ibuku sedang berada di rumah, dan kemudian seorang perampok datang. Aku pikir, dia adalah ayahku dan waktu itu aku lagi di dalam kamar,” jelasnya.
Ibu Kim Seon Ho Ditikam dengan Pisau
Sumber Foto: tvN
Malapetaka pun terjadi. Ibu Kim Seon Ho ditikam oleh sang perampok menggunakan pisau. Bagi siapa pun yang menjadi saksi insiden tersebut, apalagi Kim Seo Ho yang masih sangat muda kala itu akan meninggalkan trauma psikologis mendalam.
“Aku tidak tahu kalau ibuku ditikam dan itu adalah kecelakaan besar. Masih jelas dalam benakku betapa kerasnya suara kotak mainan dan gitar yang terjatuh. Aku melihat mata ibuku ketika dia berdarah. Aku juga ingat bagaimana sang perampok meneriaki ibuku yang berusaha melawan,” ucapnya.
Sampai sekarang, insiden tersebut masih membekas hingga berdampak pada diri pria kelahiran 8 Mei 1986 tersebut Dia seringkali merasakan paranoid ketika sendirian.
“Sejak itu, setiap kali ada seseorang di belakangku, aku merasa cemas. Ketika aku melakukan ujian dan guruku berkeliling, pikiranku menjadi kosong. Aku bahkan tidak bisa membayangkan jika harus memiliki pekerjaan yang berurusan dengan orang lain,” pungkasnya.
Sementara kondisi ibunya sudah berangsur membaik usai insiden tersebut. Meskipun, sosok sang perampok masih terbayang, “Untuk beberapa waktu, dia berkata sulit baginya untuk melihat orang-orang mengenakan kemeja putih dan celana jeans. Dia selalu mengingat sosok perampok itu. Ketika kami pergi ke luar, dia selalu mengatakan dia tidak mengunci pintu dengan benar. Namun, dia sudah jauh lebih baik,” tutup Kim Seon Ho.